Anwar Abbas Dukung Cara KPK Tangani Kasus Lukas Enembe

Rabu, 21 September 2022 - 17:10 WIB
loading...
Anwar Abbas Dukung Cara...
Pemerhati masalah sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas mendukung cara KPK menangani kasus Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mempersilakan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk membuktikan asal-usul uang ratusan miliar yang ada di rekeningnya. Jika uang ratusan miliar itu dapat dibuktikan sumbernya, KPK berjanji bakal menghentikan kasus Lukas Enembe.

Menanggapi hal itu, pemerhati masalah sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas mendukung tawaran yang disampaikan oleh Alexander Marwata tersebut. “Cara yang ditawarkan KPK ini jelas merupakan sebuah langkah yang menarik karena KPK telah menempuh cara pembuktian terbalik dalam menyelesaikan masalah,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/9/2022).

Anwar Abbas mengaku sangat mendukung karena cara KPK tersebut juga bisa digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi pihak lain yang diduga telah melakukan tindak korupsi. “Sehingga, dengan demikian KPK tinggal memanggil mereka-mereka yang diduga telah melakukan praktek korupsi tersebut bagi membuktikan asal muasal dari kekayaannya,” tuturnya yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Baca juga: KPK Minta Lukas Enembe Buktikan Asal Usul Uang Ratusan Miliar di Rekeningnya



Menurutnya, bila hal tersebut memang didapat dengan cara-cara yang benar dan legal tentu harus menghormatinya. “Tapi bila hal itu dia dapat dengan cara-cara yang tidak benar, maka yang bersangkutan tentu harus mempertanggung jawabkannya,” katanya.

Sehingga, dia berharap semua isu yang berseliweran tentang para pihak yang diduga telah melakukan tindak korupsi dapat diselesaikan dengan baik serta cepat. “Sehingga stabilitas kehidupan di tengah-tengah masyarakat dapat terjaga dan terpelihara. Dan hal demikian tentu jelas sangat kita harapkan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Berita Terkini
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved