Pemuda Penggerak Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa

Selasa, 20 September 2022 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Lebih jauh lagi ekonomi masa depan adalah ekonomi digital. Para technopreneur juga harus melek digital. Aplikasi teknologi untuk kepentingan bisnis juga mau tak mau sudah harus berorientasi digital. Ekonomi digital harus mengambil peranan penting. Kita bisa melihat bagaimana konsep sharing economy yang dilakukan Go-Jek dan ekspansinya ke luar negeri, maupun marketplace, seperti Bukalapak.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi menyempitnya peluang kerja bagi tenaga kerja terdidik, para generasi milenial harus mulai berpikiran terbuka dan mengasah dirinya agar memiliki soft skill serta kecakapan menangani persoalan yang kompleks. Selain prestasi, para generasi masa kini harus tangkas, responsif, adaptif, kreatif, serta konsisten. Revolusi Industri 4.0 akan menguji generasi milenial untuk menjadi pembelajar yang cepat dan adaptif terhadap berbagai perubahan.

Generasi 4.0 memberikan transformasi yang lebih cepat dan adaptif. Kekuatan pemanfataan teknologi menjadikan penambahan daya saing antarpemuda. Saat ini, akses terhadap informasi terbuka lebar. Kita harus memanfaatkan teknologi untuk berbagai hal.

Pemuda yang Berdaya Saing

Kekuatan pemuda berada pada peningkatan kompetensi dan jaringan. Generasi muda yang memiliki kompetensi yang berkualitas, tetapi tidak memiliki jaringan yang baik, kurang optimal dalam mencapai sesuatu. Kondisi tersebut juga begitu sebaliknya. Pemuda yang memiliki jaringan luas, tetapi kurang memiliki kompetensinya, kurang positioning juga.

Berdasarkan jumlah pemuda di Indonesia sebanyak 64,92 juta jiwa pada 2021. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah itu setara dengan 23,90% dari total populasi Indonesia. Adapun, sebanyak 39,80% pemuda berada di rentang usia 19-24 tahun. Sebanyak 39,33% pemuda berumur 25-30 tahun. Sementara, pemuda berusia 16-18 tahun sebanyak 20,87%. Sesuai dengan komposisi jenis kelamin, 50,91% pemuda merupakan laki-laki. Proporsi itu lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Secara landasan hukum, merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, terdapat beberapa peran aktif pemuda, diantaranya kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional. Pada penjelasan bagian pemberdayaan pemuda, salah satu isinya yaitu tentang peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara legal, pemberdayaan pemuda merupakan upaya pengembangan kepemudaan dengan berbagai aspeknya. Pemuda menjadi tumpuan bangsa, karena kompetensi dan jaringannya. Semua kekuatan pemuda harus dikembangkan sesuai dengan peluangnya.

Pemuda penggerak teknologi memberikan nilai tambah, baik kepada sektor pendidikan, ekonomi, dan sosial. Pemuda menjadi contoh teladan dalam mengembangkan segala sesuatu yang berbasis teknologi. Dikaitkan dengan aktivitas pemuda di sektor pendidikan, banyak sekali yang melakukan pemanfaatan teknologi untuk pengembangan ekonomi digital. Tumbuhnya marketplace dan pengembangan bisnis online menjadikan transaksi dapat di mana saja dan kapan saja. Kondisi demikian menjadi pendorong untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Semoga kita semua memajukan bangsa Indonesia sesuai dengan peran dan partisipasi masing-masing. Majulah Pemuda Indonesia!
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama Pertahanan hingga Teknologi
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Hidupkan Semangat Kongres...
Hidupkan Semangat Kongres Pemuda 1926, IKPPI Gelar Gema Pemuda 2026
Bahas RUU Polri, Pemerintah...
Bahas RUU Polri, Pemerintah Perkuat Pengawasan Internal dengan Pemanfaatan Teknologi
Semangat Hari Kebangkitan...
Semangat Hari Kebangkitan Nasional, Pemuda Jakarta Bersatu Kawal Program Strategis Pemerintah
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rekomendasi
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Berita Terkini
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved