Sejarah dan Latar Belakang Pemberontakan Morotai
Senin, 19 September 2022 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhirnya, tepat 20 April 1945, Kapten Wilfred Arthur, Kapten Clive Caldwell, Komandan Sayap Kenneth Ranger, Komandan Sayap Robert Gibbes, Pemimpin Skuadron John Waddy, Pemimpin Skuadron Bert Grace, Pemimpin Skuadron Douglas Vanderfield dan Pemimpin Skuadron Stuart Harpham mengajukan izin untuk mengundurkan diri.
Atas kejadian ini, pihak berwenang melakukan penyelidikan terkait pengunduran diri mereka. Dari sinilah, muncul dugaan pemberontakan yang dilakukan Kapten Arthur dan koleganya.
Sebenarnya, isu pemberontakan pertama telah muncul ketika Arthur datang ke Morotai dan memutuskan tidak akan mengambil bagian dalam operasinya yang menurutnya tidak berguna.
Baca juga : Indonesia Akan Bangun Pusat Peluncuran Roket, Morotai dan Biak Jadi Pilihan Lokasi
Setelahnya, dia pun beranggapan bahwa keputusannya ini memang cukup dekat dengan istilah pemberontakan. Namun, dia berdalih hal ini dilakukannya demi sebuah perubahan di satuan tersebut.
Atas kejadian ini, pihak berwenang melakukan penyelidikan terkait pengunduran diri mereka. Dari sinilah, muncul dugaan pemberontakan yang dilakukan Kapten Arthur dan koleganya.
Sebenarnya, isu pemberontakan pertama telah muncul ketika Arthur datang ke Morotai dan memutuskan tidak akan mengambil bagian dalam operasinya yang menurutnya tidak berguna.
Baca juga : Indonesia Akan Bangun Pusat Peluncuran Roket, Morotai dan Biak Jadi Pilihan Lokasi
Setelahnya, dia pun beranggapan bahwa keputusannya ini memang cukup dekat dengan istilah pemberontakan. Namun, dia berdalih hal ini dilakukannya demi sebuah perubahan di satuan tersebut.
Lihat Juga :