LPOI Keluarkan 9 Seruan Sikapi Situasi Terkini Negara
Jum'at, 16 September 2022 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
6. Tingkatkan pemihakan pada isu-isu kerakyatan dengan memulihkan stabilitas harga pangan dan energi. Meningkatkan ketersediaan dan pasokan bahan pangan dan energi. Membuka lapangan kerja lebih luas. Meningkatkan stabilitas sosial dan menghentikan noice di sosial media yang merugikan bangsa dan negara. Mewujudkan Kebijakan Negara dan pemerintah yang selalu hadir dan menihak pada kepentingan rakyat bukan kepentingan oligarki semata.
Mengakselerasi penyelesaian problematikan pertanahan dan agraria nasional. Mengarusutamakan anggaran dan pendanaan untuk ketercukupan dan kemakmuran kehidupan masyarakat. Meningkatkan kuantitas dan kualitas pembiayaan research dan menunda program-program pemerintah yang tidak bersifat mendesak, tidak populis dan hanya merugikan keuangan negara.
7. Tingkatkan dan pemulihkan stabilitas sosial akibat distrust yang berkembang dengan menghentikan berbagai roasting issu dan narasi konflik SARA di media sosial. Takedown berbagai sittus App, platform, dan grup-grup sosial media yang mengarahpada perlawanan terhadap Pancasila dan memprovokasi distrust terhadap pemerintahan yang sah.
Hentikan berbagai upaya pelemahan-pelemahan institusi pemerintah, khususnya pelemahan institusi pertahanan dan keamanan negara. Tingkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah serta lakukan penggalangan solidaritas multipihak untuk bergerak secara omni channel (online dan offline channel) untuk melakukan branding soliditas persatuan dan kesatuan bangsa.
8. Mendesak kepada pemerintah untuk lebih proaktif dan progresif untuk melakukan lobi, diplomasi, penggalangan dan kampanye stop war. Mendesakkan penggalangan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban perang dan wujudkan peacefull civilization, dan menggerakkan kekuatan bangsa-bangsa untuk menjadi ekosistem penyangga perdamaian dunia.
9. Mendesak kepada pemerintah untuk bergerak lebih massif membangun ekosistem global dalam lobi, diplomasi, penggalangan dan kampanye stop eksploitasi bumi, mendesakkan pewujudan green industry dan ecolifestyle global, dan pemihakan terhadap recovery terhadap life support system (pemulihan terhadap system penyangga kehidupan) serta mendesak kepada komunitas global untuk memihak pada berbagi upaya pemulihan lingkungan dengan sistem dan tata kelola yang lebih baik.
Mengakselerasi penyelesaian problematikan pertanahan dan agraria nasional. Mengarusutamakan anggaran dan pendanaan untuk ketercukupan dan kemakmuran kehidupan masyarakat. Meningkatkan kuantitas dan kualitas pembiayaan research dan menunda program-program pemerintah yang tidak bersifat mendesak, tidak populis dan hanya merugikan keuangan negara.
7. Tingkatkan dan pemulihkan stabilitas sosial akibat distrust yang berkembang dengan menghentikan berbagai roasting issu dan narasi konflik SARA di media sosial. Takedown berbagai sittus App, platform, dan grup-grup sosial media yang mengarahpada perlawanan terhadap Pancasila dan memprovokasi distrust terhadap pemerintahan yang sah.
Hentikan berbagai upaya pelemahan-pelemahan institusi pemerintah, khususnya pelemahan institusi pertahanan dan keamanan negara. Tingkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah serta lakukan penggalangan solidaritas multipihak untuk bergerak secara omni channel (online dan offline channel) untuk melakukan branding soliditas persatuan dan kesatuan bangsa.
8. Mendesak kepada pemerintah untuk lebih proaktif dan progresif untuk melakukan lobi, diplomasi, penggalangan dan kampanye stop war. Mendesakkan penggalangan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban perang dan wujudkan peacefull civilization, dan menggerakkan kekuatan bangsa-bangsa untuk menjadi ekosistem penyangga perdamaian dunia.
9. Mendesak kepada pemerintah untuk bergerak lebih massif membangun ekosistem global dalam lobi, diplomasi, penggalangan dan kampanye stop eksploitasi bumi, mendesakkan pewujudan green industry dan ecolifestyle global, dan pemihakan terhadap recovery terhadap life support system (pemulihan terhadap system penyangga kehidupan) serta mendesak kepada komunitas global untuk memihak pada berbagi upaya pemulihan lingkungan dengan sistem dan tata kelola yang lebih baik.
(abd)
Lihat Juga :