LPOI Keluarkan 9 Seruan Sikapi Situasi Terkini Negara

Jum'at, 16 September 2022 - 12:38 WIB
loading...
LPOI Keluarkan 9 Seruan Sikapi Situasi Terkini Negara
LPOI menggelar Mukernas pada 15-16 September 2022. Mukernas LPOI menelurkan 9 seruan menyikapi situasi negara saat ini. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Lembaga Persahabatan Ormas Islam ( LPOI ) mengeluarkan sembilan poin seruan untuk semua pihak, termasuk pemerintah, menyikapi situasi terkini di Indonesia. Ancaman resesi dan turbulensi ekonomi, radikalisme, krisis pangan, hingga bencana ekologis adalah persoalan di depan mata yang harus segera ditangani.

Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Sirojmelihat ada beberapa hal yang penting diperhatikan semua pihak, utamanya pemerintah. Konflik antarnegara hingga perang secara militer telah mengakibatkan krisis pangan dan energi di hampir seluruh belahan dunia. Hal ini juga turut merongrong kedaulatan dan stabilitas ekonomi nasional yang tidak menguntungkan.

Infiltrasi ideologi transnasional yang disemai melalui virus liberalisme, radikalisme, dan intoleransi yang massif bergerak telah mampu menjadi benih awal bagi tumbuh berkembangnya terorisme. Melalui politik identitas dan politisasi agama, kata Said Aqil, ideologi ini secara senyap merayap membentuk ekosistem antipemerintah, anti-Pancasila, anti-NKRI, dan anti terhadap kebhinekaan.



Di sisi lain, perang budaya pop juga sedang berlangsung secara massif memperdayai alam bawah sadar, mengubah lifestyle dan cara pandang generasi bangsa. Terjadi tren perilaku yang menjauhkan warga bangsa dari jatidiri dan identitas nasional yang sesungguhnya.

"Lambat laun secara adiktif akan menciptakan ketergantungan baru yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, budaya tetapi juga dimungkinkan mampu mengkoyak kedaulatan bangsa," kata Said Aqil dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat (16/9/2022).

Mantan Ketua Umum PBNU itu juga melihat over exploitasi sumberdaya alam tanpa dibarengi semangat ramah terhadap lingkungan, teknologi memodifikasi lingkungan dan cuaca, serta ledakan jumlah penduduk bumi, mengakselerasi ancaman bencana ekologis yang mengerikan.

Baca juga: LPOK- LPOI Berkomitmen bersama BNPT Cegah Paham Radikal Terorisme

"Peluang perkembangan digital economy dan creative economy, keterbukaan peluang perdagangan dan investasi baik yang berbasis Government to Government, Business to Business, dan People to People, serta potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang berlimpah, haruslah dapat dioptimalkan untuk memihak pada kemakmuran kehidupan rakyat secara adil dan merata. Tidak boleh dimonopoli oleh kekuatan oligarki, serta wajib diperuntukkan dan diprioritaskan untuk membangun kemandirian dan kedaulatan bangsa dan negara," katanya.

Mendasar pada beberapa persoalan tersebut, Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menyerukan kepada semua pihak dan mendesak kepada pemerintah untuk:
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2113 seconds (11.210#12.26)