NasDem Konsisten Politik Tanpa Mahar, Ini Kesaksian Wagub Riau
Kamis, 15 September 2022 - 12:03 WIB
loading...
Wagub Riau Edy Natar Nasution menceritakan pengalamannya bahwa Partai NasDem konsisten menerapkan politik tanpa mahar, seperti saat dia maju Pilkada 2018 lalu. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai NasDem konsisten dan pegang teguh slogan tanpa mahar. Sejak awal didirikan hingga menjelang perhelatan Pemilu 2024, slogan itu akan terus dijaga hingga mampu menciptakan iklim demokrasi yang sehat bagi Indonesia.
Salah satu pengalaman konsistensi slogan tanpa mahar Partai NasDem diceritakan Edy Natar Nasution yang maju sebagai wakil gubernur (wagub) Riau pada saat Pilkada 2018 lalu. Karena antimahar politik, mantan Danrem 031/WB itu mengaku bertarung tanpa beban.
Ujungnya dia bisa secara all out bekerja proses kemenangan. "Alhamdulillah menang dan NasDem tidak meminta kompensasi ataupun mahar politik ," tegas Edy dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022). Baca juga: Politik Tanpa Mahar Bisa Lahirkan Kepala Daerah Berkualitas
Edy mengakui, politik antimahar itu bukan hanya pada saat pencalonan kepala daerah maupun pencalegan saja. Ketika terpilih sebagai kepala daerah maupun anggota dewan pun juga tidak dimintai kompensasi. "Sampai sekarang, saya tidak pernah dimintai apa-apa," ungkap Edy menceritakan pengalamannya.
Yang membuat Edy lebih terharu lagi adalah Partai NasDem memberikan support dan dukungan yang luar biasa kepada kepala daerah maupun para caleg hingga meraih kemenangan.
Salah satu pengalaman konsistensi slogan tanpa mahar Partai NasDem diceritakan Edy Natar Nasution yang maju sebagai wakil gubernur (wagub) Riau pada saat Pilkada 2018 lalu. Karena antimahar politik, mantan Danrem 031/WB itu mengaku bertarung tanpa beban.
Ujungnya dia bisa secara all out bekerja proses kemenangan. "Alhamdulillah menang dan NasDem tidak meminta kompensasi ataupun mahar politik ," tegas Edy dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022). Baca juga: Politik Tanpa Mahar Bisa Lahirkan Kepala Daerah Berkualitas
Edy mengakui, politik antimahar itu bukan hanya pada saat pencalonan kepala daerah maupun pencalegan saja. Ketika terpilih sebagai kepala daerah maupun anggota dewan pun juga tidak dimintai kompensasi. "Sampai sekarang, saya tidak pernah dimintai apa-apa," ungkap Edy menceritakan pengalamannya.
Yang membuat Edy lebih terharu lagi adalah Partai NasDem memberikan support dan dukungan yang luar biasa kepada kepala daerah maupun para caleg hingga meraih kemenangan.
Lihat Juga :