Ketum Muhammadiyah: Tantangan Indonesia adalah Menjadikan Agama Sumber Bernegara

Senin, 12 September 2022 - 07:10 WIB
loading...
Ketum Muhammadiyah:...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan bahwa tantangan Indonesia saat ini adalah menjadikan agama sebagai sumber nilai bernegara. Foto/muhammadiyah.or.id
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut Indonesia kini memiliki tantangan dalam menjadikan agama sebagai sumber bernegara. Dia mengatakan sikap menanggalkan agama dari kehidupan kebangsaan tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.

Sepanjang sejarah tak terhitung banyaknya tokoh ulama, termasuk tokoh agama lain, yang berjuang memerdekakan Indonesia.

"Maka sekali ada pandangan paham dan sikap dari manapun yang menegasikan agama dan alergi terhadap agama, hanya karena ada satu dua peristiwa buruk atas nama agama atau oleh oknum atau oleh kelompok agama, maka Indonesia tidak akan selamat dalam perjalanannya ke depan,"kata Haedar dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, Senin,(12/09/2022).

Baca juga: Jalan Bareng Ganjar di Pra Muktamar Muhammadiyah, Zulhas Berharap Indonesia Damai

Dengan demikian dalam hal ini, Muhammadiyah menurutnya telah memiliki panduan dalam visi Indonesia Berkemajuan dan Negara Pancasila Darul Ahdi wa Syahadah.

“Agama harus menjadi sumber nilai berbangsa bernegara, tapi tantangan kita berbangsa bernegara adalah bagaimana beragama yang mencerahkan kehidupan berbangsa bernegara. Itulah misi Islam Berkemajuan dan dari situlah kita mestinya berangkat,”ujar Haedar.

Konsistensi itu, kata dia juga harus dilakukan terhadap dasar konstitusi seperti Pancasila dan UUD 1945. Diantaranya partai, elite dan tokoh bangsa dan negara, kata Haedar harus tetap konsisten menjadikan Pancasila, konstitusi 1945 dan dasar-dasar berbangsa tegak lurus di atas prinsip awal yang sudah diletakkan para pendiri bangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved