Balas Dudung soal RDP Tak Jelas, Effendi Beri Komentar Menohok: Presiden Aja Gak Begitu!
Jum'at, 09 September 2022 - 01:03 WIB
loading...
A
A
A
"Harus, jangan sampai orang berpikiran bahwa ini dalam tanda petik ya. Karena ini berlangsung sudah cukup lama. Bukan hanya zaman Pak Andika, Pak Dudung. Pak Moeldoko dengan Pak Gatot. Kan berulang," ujarnya.
"Tapi engggak boleh. Ada apa. Memang manajemen konflik ini kan kadang-kadang suka dipakai juga untuk tidak terjadi konsolidasi kekuatan," sambung Effendi.
Effendi juga memohon agar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bisa menengahi karena berkaitan juga.
"Saya mohon Pak Menhan untuk bisa menengahi. Karena ada kaitannya juga sama dia. Contoh soal Akmil itu. Ada juga Menhan bukan kewenanangannya ikut memberikan rekomendasi akhirnya membuat penafsiran terhadap ketentuan itu kan menjadi subjektif," sarannya.
Selain itu, kata dia, perlu juga dilakukan evaluasi kenapa disharmoni antar jenderal di TNI ini sering terjadi."Ya nanti biar semua bisa mengevaluasi," ucapnya.
"Tapi engggak boleh. Ada apa. Memang manajemen konflik ini kan kadang-kadang suka dipakai juga untuk tidak terjadi konsolidasi kekuatan," sambung Effendi.
Effendi juga memohon agar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bisa menengahi karena berkaitan juga.
"Saya mohon Pak Menhan untuk bisa menengahi. Karena ada kaitannya juga sama dia. Contoh soal Akmil itu. Ada juga Menhan bukan kewenanangannya ikut memberikan rekomendasi akhirnya membuat penafsiran terhadap ketentuan itu kan menjadi subjektif," sarannya.
Selain itu, kata dia, perlu juga dilakukan evaluasi kenapa disharmoni antar jenderal di TNI ini sering terjadi."Ya nanti biar semua bisa mengevaluasi," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :