Kisah Pidato Terakhir DN Aidit Sebelum Dieksekusi
Kamis, 08 September 2022 - 20:52 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari berbagai sumber, tempat eksekusi yang semula akan dilakukan Yasir di Semarang kemudian diganti sesuai mandat dari Jenderal Soeharto. Yasir lalu memerintahkan anak buahnya, Mayor Trisno untuk mencarikan sumur tua yang nantinya akan menjadi tempat eksekusi DN Aidit.
Lokasi ini tepatnya berada di sekitaran Boyolali dimana terletak sebuah rumah yang dijadikan markas satuan Kostrad.
Ketika hendak dieksekusi Aidit sempat mengungkapkan bahwa dirinya merupakan seorang Menteri Negara Koordinator (Menko) dalam kabinet Dwikora dan mempertanyakan sumur dihadapannya.
"Tahu kamu artinya apa seorang Menko? Seorang Wakil Ketua MPR Sementara kemari? Apa ini sumur? Untuk apa?"
Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Yasir, "Saya mengerti pak, dan kalau bapak mau tahu sumur ini untuk apa? Ini buat bapak. Bapak tahu bukan kalau Pak Yani juga dimasukan sumur seperti ini?".
Lokasi ini tepatnya berada di sekitaran Boyolali dimana terletak sebuah rumah yang dijadikan markas satuan Kostrad.
Ketika hendak dieksekusi Aidit sempat mengungkapkan bahwa dirinya merupakan seorang Menteri Negara Koordinator (Menko) dalam kabinet Dwikora dan mempertanyakan sumur dihadapannya.
"Tahu kamu artinya apa seorang Menko? Seorang Wakil Ketua MPR Sementara kemari? Apa ini sumur? Untuk apa?"
Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Yasir, "Saya mengerti pak, dan kalau bapak mau tahu sumur ini untuk apa? Ini buat bapak. Bapak tahu bukan kalau Pak Yani juga dimasukan sumur seperti ini?".
Lihat Juga :