Penetapan Batas ZEE, Indonesia dan Vietnam Diharapkan Temui Kesepakatan

Senin, 05 September 2022 - 23:11 WIB
loading...
Penetapan Batas ZEE, Indonesia dan Vietnam Diharapkan Temui Kesepakatan
Selama puluhan tahun, Indonesia telah melakukan perundingan dengan negara tetangga terkait penetapan batas laut, termasuk perundingan ZEE dengan Vietnam. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Batas laut menjadi salah satu perhatian utama Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan. Selama puluhan tahun, Indonesia telah melakukan perundingan dengan negara tetangga terkait penetapan batas laut, termasuk perundingan penetapan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dengan Vietnam.

Indonesia dan Vietnam mulai perundingan pertama kali pada 21 Mei 2010, sampai saat ini perundingan antara kedua negara sudah diadakan belasan kali.

Perbedaan pemahaman mengenai ZEE masih belum menemukan titik temu yang memuaskan bagi semua pihak. Baik Indonesia dan Vietnam sama-sama telah mengajukan usulan garis batas sepihak.

Baca juga: SKK Migas Temukan Cadangan Minyak di Perbatasan Indonesia-Vietnam

Indonesia mengajukan garis batas laut yang berbeda dengan garis batas dasar laut. Sedangkan Vietnam mengusulkan garis batas laut yang sama dengan garis batas dasar laut. Perbedaan inilah yang membuat klaim tumpang tindih.

"Akhir-akhir ini babak baru perundingan penetapan batas ZEE RI-Vietnam dimulai lagi. Pada 14-16 Juli 2022, Tim Teknis Indoneisa dan Vietnam telah melaksanakan Pertemuan Teknis ke-14 Penetapan Batas ZEE RI-Vietnam," kata Yulius Yohanes, pengamat hubungan internasional dari Universitas Tanjungpura, Senin (5/9/2022).

"Pada pertemuan tersebut kedua pihak mencapai kesepakatan untuk menyempurnakan salah satu titik koordinat garis batas ZEE yang diusulkan Indonesia. Dengan penyempurnaan tersebut, terbentuk sekitar 6.500 kilometer persegi remaining area," sambungnya.

Baca juga: Curi Ikan di Perairan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Bakamla Tangkap Kapal Vietnam

Kata Yulius Yohanes, berdasarkan proses perundingan, Tim Teknis Indonesia telah memberikan konsesi bagi Vietnam, sementara Vietnam telah meninggalkan posisi dasar single boundary line-nya.

Hal ini membuat Tim Teknis Indonesia mempertimbangkan positif untuk memberikan konsesi yang lebih besar. Garis proposal Indonesia telah bergerak turun ke Selatan sekitar 65% dari total area yang terbentuk dari posisi klaim unilateral kedua negara.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4031 seconds (11.252#12.26)