Namanya Dicatut Minta KPK Tangkap Buzzer, Mahfud MD: Tidak Benar, Isinya Menyesatkan
Senin, 05 September 2022 - 15:39 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, video dirinya meminta KPK menangkap buzzer tidak benar. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara soal pemberitaan yang tersebar di media YouTube. Dalam pemberitaan tersebut namanya disebut-sebut meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap para buzzer.
Video berduarsi 8.31 menit itu menampilkan sejumlah informasi bahwa Ade Armando ditangkap KPK dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh KPK. Adapun video tersebut berjudul 'Tegas !! Mahfud MD Minta KPK Tangkap Semua Buzzerp'.
Dalam video tersebut Mahfud MD terlihat memberikan statement terkait adanya informasi itu. Menanggapi hal itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun menegaskan video tersebut hanyalah rangkainya yang dibuat secara menyesatkan.
Baca juga: Survei Positif Kinerja Pemerintah Sering Dianggap Bohong, Begini Jawaban Mahfud MD
"Isinya tidak benar karena pernyataan saya yang dicuplik di video tersebut, diambil dari statement saya ketika sekitar dua tahun lalu Joko Candra buron dan minta tidak ditangkap atau ditahan dulu karena dirinya sedang mengajukan PK ke MA," kata Mahfud dalam unggahan instagramnya @mohmahfudmd, Senin (5/9/2022).
Video berduarsi 8.31 menit itu menampilkan sejumlah informasi bahwa Ade Armando ditangkap KPK dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh KPK. Adapun video tersebut berjudul 'Tegas !! Mahfud MD Minta KPK Tangkap Semua Buzzerp'.
Dalam video tersebut Mahfud MD terlihat memberikan statement terkait adanya informasi itu. Menanggapi hal itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun menegaskan video tersebut hanyalah rangkainya yang dibuat secara menyesatkan.
Baca juga: Survei Positif Kinerja Pemerintah Sering Dianggap Bohong, Begini Jawaban Mahfud MD
"Isinya tidak benar karena pernyataan saya yang dicuplik di video tersebut, diambil dari statement saya ketika sekitar dua tahun lalu Joko Candra buron dan minta tidak ditangkap atau ditahan dulu karena dirinya sedang mengajukan PK ke MA," kata Mahfud dalam unggahan instagramnya @mohmahfudmd, Senin (5/9/2022).
Lihat Juga :