Antara Floyd, Sambo, dan Pasien Rumah Sakit

Kamis, 01 September 2022 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Atas peristiwa ini, image instituisi Polri langsung nyungsep. Satu nyawa melayang, satu Indonesia heboh. Bahkan hingga kini.

Flashback ke kejadian tahun lalu. Di Rumah Sakit (RS) Sardjito Yogyakarta, dalam satu hari saja ada 63 pasien yang dirawat meninggal dunia. Penyebabnya adalah keterlambatan pasokan oksigen. Padahal pasien lagi membutuhkannya. Beritanya sempat dibahas media 1-2 hari saja; setelah itu menghilang. Padahal ini kisah 63 nyawa hilang bersamaan; mestinya menjadi sebuah berita sangat serius.

Beberapa hari lalu, RS Jiwa Solo kebakaran. Dua orang tewas dan dua lainnnya menderita luka bakar berat. Dua nyawa melayang dalam insiden tersebut. Ini juga seharusnya berita penting. Tapi tidak ada kehebohan di media. Berita kebakaran tidak terekspose luas. Tengggelam oleh berita polisi membunuh polisi.

Selain kematian akibat insiden, rumah sakit memang menjadi tempat “lumrah” lepasnya nyawa manusia. Setiap hari, ratusan orang mati dirumah sakit. Tapi tidak ada kehebohan. Tidak ada berita bombastis. Paling yang menemani dan menjadi saksi peregangan nyawa pasien adalah keluarga, dokter dan perawat. Tidak ada liputan televisi. Setelah mati, what next? Case closed. Nobody care. Dunia kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Mengapa satu nyawa yang melayang pada kasus Floyd dan Brigadir J bisa memantik kehebohan luar biasa, sementara kematian demi kematian yang terjadi di rumah sakit tidak banyak dilirik, terutama oleh media massa?

Semua sepakat bahwa nyawa adalah ultimate possesion of human. Milik manusia yang sangat berharga. Nyawa membedakan seorang bergerak atau tidak, hidup atau tidak, bermanfaat atau tidak. Makanya, nyawa menjadi indikator amat krusial dalam setiap aspek kehidupan. Kalau prinsip ini yang dipegang, kehilangan banyak nyawa tentu lebih devastating dari kehilangan satu nyawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Pemerintah Gandeng Homeless...
Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas
Komdigi: Pers sebagai...
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
Diterpa Isu Pungli,...
Diterpa Isu Pungli, Imigrasi Batam Perkuat Layanan ImmiCare Jemput Bola untuk Pasien
Layanan Immi Care Imigrasi...
Layanan Immi Care Imigrasi Batam Selamatkan Pasien Penanganan Darurat ke Malaysia
Media Nasional Terancam,...
Media Nasional Terancam, SPS Desak Pemerintah Tinjau Ulang Perjanjian Dagang RI-AS Terkait Digital
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved