Terungkap, Ini Alasan Kuat Ma'ruf Ancam Brigadir J dengan Pisau

Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:24 WIB
loading...
Terungkap, Ini Alasan...
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, Kuat Maruf, asisten mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengancam Brigadir J dengan pisau saat di Magelang karena marah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik membeberkan alasan Kuat Ma'ruf, asisten mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang mengancam Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan pisau saat di Magelang.

"Oh itu peristiwa di Magelang, dia marah katanya," kata Taufan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Komnas HAM Susun Obstruction of Justice Putri Candrawathi

Taufan mengatakan Kuat Ma'ruf melakukan tindakan tersebut lantaran mengetahui ada dugaan peristiwa pelecehan kepada istri Ferdy Sambo. Kendati demikian, Taufan tak mau menjabarkan lebih jauh soal adanya peristiwa tersebut lantaran sudah masuk ke ranah motif pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Komnas HAM Sebut Ada Perbedaan dari Proses Rekonstruksi Penembakan Brigadir J

“Itu sebetulnya gelarnya di motif, telalu signifikan juga. Itu rangkaian peristiwa saja, mereka membuat rekontruksi itu untuk meyakinkan bahwa ada peristiwa di Magelang,” ujarnya.

Diketahui, tersangka Kuat Ma'ruf sempat menyerahkan dua buah pisau ke saksi Prayogi usai pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Hal ini terungkap dalam proses reka ulang peristiwa pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh penyidik Tim Khusus Polri pada Selasa 30 Agustus 2022.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved