Sejumlah Dirjen Kemenag Diminta Keluar Ruangan Rapat Komisi VIII DPR

Rabu, 31 Agustus 2022 - 17:19 WIB
loading...
Sejumlah Dirjen Kemenag...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hadir dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI. Foto/Tangkapan layar YouTube TV Parlemen
A A A
JAKARTA - Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Agama ( Kemenag ) membahas evaluasi penyelenggaraan haji 1443 H tahun 2022 dan RKA/KL pada Rabu (31/8/2022). Sejumlah direktur jenderal (Dirjen) diminta keluar dari ruangan rapat.

Rapat itu dibuka oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi pada pukul 10.50 WIB dan kemudian akan membahas terkait evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1443 H. Turut hadir Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan Wamenang Zainut Tauhid dalam rapat tersebut.

Namun, sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI menyampaikan keberatannya mengenai kehadiran sejumlah dirjen Kemenag selain Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Hal ini dikarenakan pada agenda pertama hanya akan melibatkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Hilman Latief.

Baca juga: Kemenag-MA Integrasikan Data Perkawinan dan Perceraian



Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyampaikan keberatannya. "Izin, Pak Ketua. Saya pikir kalau evaluasi haji ini ada dirjen yang lain, kita jadi gagal fokus. Bisa enggak, Pak, yang agenda RKA/KL, ya memang kan kita ada dua agenda. Agenda kedua geser dulu biar kita fokus untuk memperhatikan Pak Dirjen Haji aja dulu," kata Diah dalam rapat yang disiarkan secara daring Channel YouTube TV Parlemen, Rabu (31/8/2022).

Anggota dewan lainnya pun menanggapi pernyataan Diah dalam rapat tersebut. "Pimpinan, izin. Kalau enggak dibalik. RKA/KL dulu, baru haji," kata anggota Komisi VIII DPR.

Lantas, Ashabul menyatakan bahwa agenda pertama raker akan membahas evaluasi haji terlebih dulu. "Kalau saya konsisten sesuai agenda kita. (Bahas evaluasi) haji dulu, Pak," ujar Ashabul.

Menurutnya, sejumlah dirjen Kemenag diperbolehkan ikut serta dalam rapat. Namun, mereka juga diperkenankan jika ingin menunggu di luar ruangan rapat.

"Saya kira begini saja, kalau memang dianggap mengganggu kehadiran teman-teman dirjen-dirjen yang di depan ini, ya boleh ajalah silakan ada tempat di luar. Tapi bagi saya enggak ada masalah kok, santai ajalah, ya kan. Ya, Pak, boleh Pak, Bapak menunggu di ruang tamu," tuturnya.

Tak selang beberapa lama, anggota Komisi VIII Fraksi PKB Maman Imanulhaq menginterupsi. Menurutnya raker bersama Kemenag harus fokus kepada pembahasan evaluasi penyelenggaraan haji terlebih dahulu.

"Ya menguatkan aja waktu kita mengubah jadwal, kalau mau mengingat kembali, saat masuk di persidangan ini kita fokus evaluasi haji dulu. Ini kan persoalan bagaimana kepatuhan terhadap Undang-Undang Protokol yang tidak dilakukan oleh Dirjen Haji saat kita pertemuan itu, itu yang menjadi fokus kita," ujarnya.

Ashabul selaku pimpinan rapat meminta sejumlah dirjen Kemenag lainnya untuk keluar dari ruangan rapat. "Kita ambil keputusan, di luar Menteri Agama dan Dirjen Haji silakan menunggu di ruang tunggu, supaya kita tidak berlarut-larut. Silakan, Pak," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved