Anwar Ibrahim Kenang Sosok Cak Nur dan Buya Hamka sebagai Cendekiawan Muslim Berpengaruh
Selasa, 30 Agustus 2022 - 15:12 WIB
loading...
Anwar Ibrahim menghadiri peluncuran buku Membaca Hamka Merawat Bangsa di Jakarta, Senin (29/8/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pemimpin politik Malaysia, Anwar Ibrahim menyampaikan kenangannya terhadap sosok cendekiawan Indonesia Nurcholish Madjid dan Buya Hamka dalam kunjungannya ke Indonesia selama dua hari terakhir. Anwar Ibrahim menyebut keduanya merupakan cendekiawan muslim yang sudah memberikan banyak sumbangsih pikiran bagi umat muslim di kedua negara.
"Buya Hamka adalah sosok budayawan, tokoh bangsa, sastrawan, dan pemikir. Bukan saja di Indonesia, tentunya juga di Malaysia," ujar Anwar Ibrahim dalam peluncuran buku 'Membaca Hamka Merawat Bangsa' di Jakarta, Senin (29/8/2022).
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia mengaku masih sangat terkesan dengan pesan yang disampaikan Buya Hamka kepadanya.
Baca juga: Pahlawan Nasional yang Dimakamkan di TPU Tanah Kusir: Bung Hatta hingga Buya Hamka
"Dia (Buya Hamka) bilang, Anwar apa pun perkembangan, itu kilauan sementara. Bukan kita memutuskan, mengutamakan. Kita harus lihat kesungguhan tekad mereka, istiqomah mereka dalam memperjuangkan,"kata Anwar menirukan nasehat Buya Hamka.
Sementara Nurcholish Madjid atau Cak Nur, bagi Anwar Ibrahim, memberikannya pemahaman tentang Keislaman di Indonesia dan memberi inspirasi untuk menguatkan persatuan generasi muda Islam di Kawasan Asia Tenggara.
"Saya masih berusia 18–19 tahun lalu saat mengenal beliau (Cak Nur). Ketika itu beliau menjadi Ketua Umum HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Kemudian saya menemui beliau di sini (Indonesia), mengikuti beberapa training. Kemudian saya undang beliau ke Malaysia. Lalu Kami bersama membangun Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara. Cak Nur sebagai Ketuanya dan saya sebagai Sekjennya," katanya dalam peringatan haul ke-17 Cak Nur pada Minggu (28/8/2022) malam.
"Buya Hamka adalah sosok budayawan, tokoh bangsa, sastrawan, dan pemikir. Bukan saja di Indonesia, tentunya juga di Malaysia," ujar Anwar Ibrahim dalam peluncuran buku 'Membaca Hamka Merawat Bangsa' di Jakarta, Senin (29/8/2022).
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia mengaku masih sangat terkesan dengan pesan yang disampaikan Buya Hamka kepadanya.
Baca juga: Pahlawan Nasional yang Dimakamkan di TPU Tanah Kusir: Bung Hatta hingga Buya Hamka
"Dia (Buya Hamka) bilang, Anwar apa pun perkembangan, itu kilauan sementara. Bukan kita memutuskan, mengutamakan. Kita harus lihat kesungguhan tekad mereka, istiqomah mereka dalam memperjuangkan,"kata Anwar menirukan nasehat Buya Hamka.
Sementara Nurcholish Madjid atau Cak Nur, bagi Anwar Ibrahim, memberikannya pemahaman tentang Keislaman di Indonesia dan memberi inspirasi untuk menguatkan persatuan generasi muda Islam di Kawasan Asia Tenggara.
"Saya masih berusia 18–19 tahun lalu saat mengenal beliau (Cak Nur). Ketika itu beliau menjadi Ketua Umum HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Kemudian saya menemui beliau di sini (Indonesia), mengikuti beberapa training. Kemudian saya undang beliau ke Malaysia. Lalu Kami bersama membangun Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara. Cak Nur sebagai Ketuanya dan saya sebagai Sekjennya," katanya dalam peringatan haul ke-17 Cak Nur pada Minggu (28/8/2022) malam.
Lihat Juga :