PPKM Luar Jawa-Bali Berlanjut, 386 Kabupaten/Kota Level 1
Selasa, 23 Agustus 2022 - 17:50 WIB
loading...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah kembali menerapkan kebijakan PPKM Level 1 di seluruh kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali. Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah kembali menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di seluruh kabupaten/kota di luar Jawa dan Bali. Situasi pandemi di Indonesia terkendali.
"Diberlakukan PPKM di luar Jawa-Bali itu dari 386 (kabupaten/kota) seluruhnya di level 1,” kata Airlangga dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/8/2022).
Airlangga yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa Bali mengungkapkan, situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air terkendali pada level yang rendah jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain.
"Di Jepang masih tinggi 218 ribu (kasus), Amerika, Australia, dan India pun angkanya relatif tinggi, sedangkan di Indonesia dengan kasus sekitar Seven Day Moving Average 4.683 (kasus) dan relatif lebih rendah dari berbagai negara lain,” jelasnya.
Airlangga merinci, tingkat positivity rate mingguan nasional adalah 9 persen, kasus aktifnya sekitar 48 ribu kasus, dan kasus rata-rata turun 1,94 persen dari minggu sebelumnya. Angka reproduksi efektif (Rt) secara nasional juga mengalami penurunan di angka 1,12 persen.
"Diberlakukan PPKM di luar Jawa-Bali itu dari 386 (kabupaten/kota) seluruhnya di level 1,” kata Airlangga dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/8/2022).
Airlangga yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa Bali mengungkapkan, situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air terkendali pada level yang rendah jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain.
"Di Jepang masih tinggi 218 ribu (kasus), Amerika, Australia, dan India pun angkanya relatif tinggi, sedangkan di Indonesia dengan kasus sekitar Seven Day Moving Average 4.683 (kasus) dan relatif lebih rendah dari berbagai negara lain,” jelasnya.
Airlangga merinci, tingkat positivity rate mingguan nasional adalah 9 persen, kasus aktifnya sekitar 48 ribu kasus, dan kasus rata-rata turun 1,94 persen dari minggu sebelumnya. Angka reproduksi efektif (Rt) secara nasional juga mengalami penurunan di angka 1,12 persen.
Lihat Juga :