Diplomasi Rokok Kretek Agus Salim Taklukkan Pangeran Philip

Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:02 WIB
loading...
Diplomasi Rokok Kretek...
Haji Agus Salim digambarkan sebagai sosok yang tak henti dalam mengabdi untuk kemajuan bangsa Indonesia. Foto DOK Direktoratk2krs.kemsos
A A A
JAKARTA - Haji Agus Salim digambarkan sebagai sosok yang tak henti dalam mengabdi untuk kemajuan bangsa Indonesia. Meskipun sudah tak muda lagi, dia masih terus aktif sebagai penasihat Menteri Luar Negeri.

Pria berjuluk The Grand Old Man ini telah banyak memiliki peran penting selama masa perjuangan diplomasi dalam kemajuan hubungan luar negeri Indonesia selama menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Baca juga : 9 Pejuang Kemerdekaan Terbesar, dari Soekarno hingga William Wallace

Namanya juga telah banyak dikenal oleh tokoh-tokoh dunia berkat peran aktifnya di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tokoh dunia yang memiliki kisah dengan pria kelahiran 8 Oktober 1884 ini adalah Pangeran Philip yang merupakan suami dari Ratu Elizabeth II.

Dari beberapa sumber mengatakan bahwa pertemuan keduanya terjadi ketika acara penobatan Ratu Elizabeth yang naik tahta menggantikan Ayahnya, Raja George VI yang meninggal pada 4 Juni 1953.

Haji Agus Salim dan Sri Paku Alam IX diutus untuk menghadiri acara penobatan tersebut yang dilaksanakan pada 2 Juni 1953 di Westminster Abbey, London. Acara tersebut banyak mengundang bangsawan serta para pemimpin dunia terutama yang berada di Eropa.

Dalam acara tersebut, Agus Salim dengan percaya diri menghisap rokok kretek. Memang bukan hanya dia yang mengisap rokok saat itu namun aroma rokok dialah yang paling menyengat.

Aroma rokok ini mendapat banyak perhatian dari para tamu undangan karena banyak yang belum akrab dengan baunya. Pangeran Philip yang mencium aroma tersebut sempat menanyakan pada tamu undangan darimana asal dari bau yang menyengat tersebut.

Dengan rasa percaya diri Agus Salim menghampiri pangeran berjuluk Duke of Edinburgh serayam menjawab "Yang Mulia bau yang menyengat itu berasal dari rokok kretek saya, yang dibuat dari tembakau dan cengkeh".

Kemudian dia melanjutkan "Yang Mulia boleh saja tidak menyukainya namun rempah inilah yang membuat bangsa Eropa datang ke negeri kami tiga abad yang lalu."

Setelah itu pangeran pun terdiam dan mencoba untuk mencairkan suasana dengan meminta seluruh pengunjung untuk menikmati acara tersebut.

Baca juga : Hargai para Pejuang Kemerdekaan, Wapres Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan Bangsa

Diplomasi ini ternyata cukup membekas dalam ingatan sang pangeran. Banyak sumber yang mengatakan setelah acara tersebut usai sang pangeran menghampiri Agus Salim dan memperkenalkan pada Ratu Elizabeth II.

Sampai saat ini diplomasi rokok kretek Agus Salim terhadap Pangeran Philip masih menjadi kisah menarik untuk dibahas.

Selepas dari tugasnya ke Inggris ini Agus Salim kembali mengajar ke Amerika dan barulah pada pertengahan 1954 dia kembali ke Indonesia, dan tak lama setelah kepulangannya tersebut pria asal Sumatera Barat ini meninggal pada 4 November 1954.

Haji Agus Salim akhirnya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Nomor 657 Tahun 1961 tepatnya pada 27 Desember 1961.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Rekomendasi
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Berita Terkini
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Infografis
10 Anak Terkaya di Dunia,...
10 Anak Terkaya di Dunia, Nomor 5 Putri Pangeran William
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved