Jawaban Prabowo Ditanya Kapan Bahas Pencapresan: Ojo Kesusu

Selasa, 16 Agustus 2022 - 12:45 WIB
loading...
Jawaban Prabowo Ditanya Kapan Bahas Pencapresan: Ojo Kesusu
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada media usai menghadiri Sidang Tahunan MPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2022). FOTO/MPI/FELLDY UTAMA
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara ihwal kapan partainya bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan membahas perihal calon presiden dan calon wakil presiden untuk kontestasi Pemilihan Presiden ( Pilpres) 2024 .

Prabowo menyampaikan bahwa pembicaraan mengenai pencapresan belum menjadi fokus utama koalisinya. Karena itu, dia belum bisa menjawab kapan waktu pembahasan itu akan dilaksanakan.

"Ya kita lihatlah," kata Prabowo usai hadiri Sidang Tahunan MPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2022).



Menteri Pertahanan (Menhan) itu pun mengutip pesan yang disampaikan Ketua MPR, Bambang Soesatyo lewat pantunnya di sidang tahunan MPR RI. "Tadi kan ada pesan kan, ojo kesusu," ujarnya.

Untuk diketahui, piagam kerja sama antara Partai Gerindra dan PKB telah resmi ditandatangani oleh Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar. Terdapat lima poin kesepakatan yang tercantum dalam piagam kerja sama ini. Satu di antaranya, kesepakatan menyangkut tentang pengusungan calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024.

Baca juga: Viral! Video Warganet TikTok Disapa Prabowo di Lampu Merah: Masya Allah, Ramah Banget

Berikut lima poin kesepakatan yang tercantum dalam piagam kerja sama Partai Gerindra dan PKB:

1. Dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan partai Gerindra dan PKB bekerja sama dalam pemilu serentak tahun 2024.

2. Kerja sama partai Gerindra dan PKB didasarkan pada visi bersama agar terjadi percepatan pembangunan untuk Indonesia secara berdaulat adil makmur sejahtera dan aktif mendorong terciptanya perdamaian dunia.

3. Kerja sama Partai Gerindra dan PKB dilatarbelakangi keinginan untuk menyatukan dua kekuatan besar di Indonesia yakni nasionalis dan religius untuk menghindari polarisasi masyarakat pada Pemilu 2024 dan dapat membuka koalisi dengan parpol lain atas persetujuan kedua belah pihak.

4. Calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung oleh kerja sama parpol Partai Gerindra dan PKB akan ditentukan secara bersama-sama oleh Ketua Dewan Pembina/Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

5. Kesepakatan kerja sama Partai Gerindra dan PKB ditindaklanjuti dengan kerja politik bersama untuk memenangkan paslon capres dan cawapres yang disepakati.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1085 seconds (10.101#12.26)