Maju Capres 2024, Prabowo Subianto Diminta Tak Remehkan Lawan Politik
Minggu, 14 Agustus 2022 - 15:57 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto resmi maju sebagai Capres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah menyatakan siap mengarungi ajang Pemilihan Presiden (Pilpree) di 2024 nanti. Pasalnya, Prabowo telah mendeklarasi bahwa dirinya akan maju kembali menjadi kandidat Capres 2024.
Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, majunya Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Pemilu 2024 nanti akan menghadirkan persaingan ketat sesama capres. Sehingga, haram hukumnya Prabowo menganggap remeh pasangan lain.
"Jadi siapa pun lawan yang akan dihadapi Prabowo-Cak Imin (Muhaimin Iskandar) nanti semuanya lawan-lawan yang berat. Tidak boleh di dalam politik itu meringankan atau meremehkan lawan politik," ujar Ujang saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (14/8/2022).
Baca juga: Momen Prabowo Disapa Pimpinan Ponpes Lirboyo di Acara Gerindra-PKB: Ini NU Banget
Menurut Ujang, hal itu dikarenakan banyak pendatang baru yang nantinya disinyalir bakal ikut mencuri panggung pemilu. Sehingga, lanjut Ujang, tak menutup kemungkinan pendatang baru tersebut dapat mengungguli orang-orang lama.
"Oleh karena itu siapa lawan terberat, semuanya akan menjadi lawan berat. Karena di politik itu tidak boleh meremehkan lawan. Sekecil apa pun kekuatan lawan itu harus diperhitungkan," ungkapnya.
Baca juga: Mengingat Gus Dur: Kalau Orang yang Paling Ikhlas kepada Rakyat Indonesia Itu Prabowo
Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, majunya Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Pemilu 2024 nanti akan menghadirkan persaingan ketat sesama capres. Sehingga, haram hukumnya Prabowo menganggap remeh pasangan lain.
"Jadi siapa pun lawan yang akan dihadapi Prabowo-Cak Imin (Muhaimin Iskandar) nanti semuanya lawan-lawan yang berat. Tidak boleh di dalam politik itu meringankan atau meremehkan lawan politik," ujar Ujang saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (14/8/2022).
Baca juga: Momen Prabowo Disapa Pimpinan Ponpes Lirboyo di Acara Gerindra-PKB: Ini NU Banget
Menurut Ujang, hal itu dikarenakan banyak pendatang baru yang nantinya disinyalir bakal ikut mencuri panggung pemilu. Sehingga, lanjut Ujang, tak menutup kemungkinan pendatang baru tersebut dapat mengungguli orang-orang lama.
"Oleh karena itu siapa lawan terberat, semuanya akan menjadi lawan berat. Karena di politik itu tidak boleh meremehkan lawan. Sekecil apa pun kekuatan lawan itu harus diperhitungkan," ungkapnya.
Baca juga: Mengingat Gus Dur: Kalau Orang yang Paling Ikhlas kepada Rakyat Indonesia Itu Prabowo
Lihat Juga :