Mengenal 3 Bersaudara Tokoh Emansipasi Wanita: RA Kartini, Rukmini, dan Kardinah
Minggu, 14 Agustus 2022 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Untuk melanjutkan perjuangannya, Kardinah mendirikan sekolah khusus wanita pribumi yang bernama Sekolah Kepandaian Putri Wisma Pranowo di sana. Sekolah itu mengajarkan para wanita pribumi berbagai hal seperti mengaji, membatik, bahasa belanda, dan pendidikan watak. Selain sekolah, Kardinah juga mendirikan sebuah rumah sakit yang dinamakan Rumah Sakit Kardinah dan sebuah perpustakaan bernama Panti Sastra.
RA Rukmini
Rukmini merupakan putri dari Raden Mas Ario Adipati Sosroningrat dengan Raden Ayu Moerjam. Dia merupakan adik tiri Kartini dan Kardinah. Rukmini agak berbeda dibandingkan dengan dua saudara lainnya. Rukmini mempunyai kepribadian yang lebih maskulin dan merupakan satu-satunya di antara ketiga saudara yang menikah tanpa perjodohan. Ia menikah dengan Raden Santoso.
Dalam perjuangannya, Rukmini membangun sekolah kejuruan. Hal inilah yang membedakan sekolah Rukmini dengan sekolah kedua saudaranya, di mana sekolah Rukmini lebih fokus dalam pembelajaran praktikal daripada ideal.
Selain membangun sekolah, Rukmini juga aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas yang membela hak-hak perempuan. Pejuang wanita ini menjadi badan eksekutif dari organisasi pejuang hak pilih perempuan Eropa bernama Vereeniging voor Vrouwenkiesrecht (VVV). Bahkan, dirinya berkontribusi dalam pengajuan proposal pembangunan cabang VVV di Kudus dengan harapan perempuan pribumi bisa semaju perempuan Eropa. Selain itu, ia juga bergabung dalam Kongres Perempuan Indonesia di Yogyakarta dan dipilih menjadi perwakilan Indonesia dalam Kongres Perempuan se-Asia di Lahore, Pakistan.
RA Rukmini
Rukmini merupakan putri dari Raden Mas Ario Adipati Sosroningrat dengan Raden Ayu Moerjam. Dia merupakan adik tiri Kartini dan Kardinah. Rukmini agak berbeda dibandingkan dengan dua saudara lainnya. Rukmini mempunyai kepribadian yang lebih maskulin dan merupakan satu-satunya di antara ketiga saudara yang menikah tanpa perjodohan. Ia menikah dengan Raden Santoso.
Dalam perjuangannya, Rukmini membangun sekolah kejuruan. Hal inilah yang membedakan sekolah Rukmini dengan sekolah kedua saudaranya, di mana sekolah Rukmini lebih fokus dalam pembelajaran praktikal daripada ideal.
Selain membangun sekolah, Rukmini juga aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas yang membela hak-hak perempuan. Pejuang wanita ini menjadi badan eksekutif dari organisasi pejuang hak pilih perempuan Eropa bernama Vereeniging voor Vrouwenkiesrecht (VVV). Bahkan, dirinya berkontribusi dalam pengajuan proposal pembangunan cabang VVV di Kudus dengan harapan perempuan pribumi bisa semaju perempuan Eropa. Selain itu, ia juga bergabung dalam Kongres Perempuan Indonesia di Yogyakarta dan dipilih menjadi perwakilan Indonesia dalam Kongres Perempuan se-Asia di Lahore, Pakistan.
(abd)
Lihat Juga :