Hadiri Seminar UI, Sri Gusni: Perempuan Bisa Memimpin lewat Keberanian ala Kartini
Senin, 28 April 2025 - 08:49 WIB
loading...
Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat DPP Partai Perindo yang juga Ketua Harian ILUNI UI Sri Gusni Febriasari menyebut perempuan bisa memimpin lewat keberanian ala Kartini masa kini. Foto/SindoNews
A
A
A
DEPOK - Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat DPP Partai Perindo yang juga Ketua Harian ILUNI UI Sri Gusni Febriasari menyebut perempuan bisa memimpin lewat perjalanan, nilai, dan keberanian ala Kartini masa kini.
Hal itu disampaikan Sri Gusni Febriasari saat berbagi refleksi dan gagasan di Kartini Fest 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini. Acara bertema “Perempuan Pekerja Keras: Kartini Masa Kini” ini dihelat di Balai Sidang Djokosoetono, FH UI, Depok, pada Jumat, 25 April 2025.
Sri Gusni Febriasari menekankan pengalaman panjang dalam organisasi sosial terus berproses membentuk jati dirinya melalui prinsip MIRACLE yakni, Management, Innovation, Research, Apprenticing, Communitarian, Leadership. Enam prinsip yang ditanamkan oleh Prof. Adang Bachtiar, seorang ahli kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia.
Baca juga: Ketua DPP Perindo: Kerja Keras dan Prestasi Jadi Kunci Peran Perempuan di Politik
“Kepemimpinan perempuan harus dibangun dari karakter yang kuat, kapasitas yang teruji, dan keberpihakan pada masyarakat,” ujar Sri Gusni, Senin (28/4/2025).
Mengingat kembali masa pencalonannya sebagai Ketua BEM FKM UI 15 tahun lalu, Sri Gusni menyoroti betapa kuatnya stereotip yang menyatakan perempuan tidak boleh dan tidak layak menjadi seorang pemimpin. Namun dengan kerja keras dan karya nyata, dirinya mampu membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara.
Hal itu disampaikan Sri Gusni Febriasari saat berbagi refleksi dan gagasan di Kartini Fest 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini. Acara bertema “Perempuan Pekerja Keras: Kartini Masa Kini” ini dihelat di Balai Sidang Djokosoetono, FH UI, Depok, pada Jumat, 25 April 2025.
Sri Gusni Febriasari menekankan pengalaman panjang dalam organisasi sosial terus berproses membentuk jati dirinya melalui prinsip MIRACLE yakni, Management, Innovation, Research, Apprenticing, Communitarian, Leadership. Enam prinsip yang ditanamkan oleh Prof. Adang Bachtiar, seorang ahli kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia.
Baca juga: Ketua DPP Perindo: Kerja Keras dan Prestasi Jadi Kunci Peran Perempuan di Politik
“Kepemimpinan perempuan harus dibangun dari karakter yang kuat, kapasitas yang teruji, dan keberpihakan pada masyarakat,” ujar Sri Gusni, Senin (28/4/2025).
Mengingat kembali masa pencalonannya sebagai Ketua BEM FKM UI 15 tahun lalu, Sri Gusni menyoroti betapa kuatnya stereotip yang menyatakan perempuan tidak boleh dan tidak layak menjadi seorang pemimpin. Namun dengan kerja keras dan karya nyata, dirinya mampu membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara.
Lihat Juga :