Kominfo Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital Tepat Guna
Selasa, 02 Agustus 2022 - 18:36 WIB
loading...
Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertema Bijak di Ruang Digital: Jangan Asal Sebar di Sosmed digelar Minggu (31/7/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani Sayuti mengungkapkan bahwa banyak aspek kehidupan yang terpengaruh era teknologi seperti sekarang ini. Salah satunya adalah peleburan ruang privat dengan ruang publik para penggunanya.
Menurut Samuel, manusia selalu membutuhkan interaksi melalui sarana tertentu. Sarana interaksi di masa kini yang banyak digunakan adalah media sosial. Situasi ini mengakibatkan pergeseran budaya berupa pengguna tak lagi segan meng-upload segala kegiatan pribadinya untuk disampaikan kepada teman atau kolega melalui akun media sosial dalam membentuk identitas diri mereka.
"Oleh karena itu, peningkatan penggunaan teknologi ini perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital yang produktif, bijak, dan tepat guna," ujar Samuel dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertema Bijak di Ruang Digital: Jangan Asal Sebar di Sosmed, dikutip, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Kominfo Minta Bantuan Kedutaan Amerika Agar PayPal, Steam, Dota, dan CS: GO Mau Daftar PSE
Narasumber lain, Anggota Fraksi PKB DPR Taufiq R Abdullah menambahkan, kasus pelanggaran etika dan tata krama yang kerap muncul di media sosial menimbulkan kekhawatiran berbagai kalangan terhadap degradasi moral para generasi muda. Menurutnya, sebelum mengungah di medias sosial, maka perlu memperhatikan 4 faktor utama.
"Yaitu apakah itu fakta, apakah itu penting, apakah itu melanggar hukum, dan apakah itu memberikan manfaat. Hindari ujaran kebencian, pencemaran nama baik, dan konten radikalisme, karena kita harus menciptakan ekosistem positif," kata Taufiq R Abdullah.
Influencer dan aktivis muda, Aliyah Lestari Sayuti memberikan tips dalam bermedia sosial yang baik. Ada kaidah yang perlu ditaati ketika berselancara di media digital.
Menurut Samuel, manusia selalu membutuhkan interaksi melalui sarana tertentu. Sarana interaksi di masa kini yang banyak digunakan adalah media sosial. Situasi ini mengakibatkan pergeseran budaya berupa pengguna tak lagi segan meng-upload segala kegiatan pribadinya untuk disampaikan kepada teman atau kolega melalui akun media sosial dalam membentuk identitas diri mereka.
"Oleh karena itu, peningkatan penggunaan teknologi ini perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital yang produktif, bijak, dan tepat guna," ujar Samuel dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertema Bijak di Ruang Digital: Jangan Asal Sebar di Sosmed, dikutip, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Kominfo Minta Bantuan Kedutaan Amerika Agar PayPal, Steam, Dota, dan CS: GO Mau Daftar PSE
Narasumber lain, Anggota Fraksi PKB DPR Taufiq R Abdullah menambahkan, kasus pelanggaran etika dan tata krama yang kerap muncul di media sosial menimbulkan kekhawatiran berbagai kalangan terhadap degradasi moral para generasi muda. Menurutnya, sebelum mengungah di medias sosial, maka perlu memperhatikan 4 faktor utama.
"Yaitu apakah itu fakta, apakah itu penting, apakah itu melanggar hukum, dan apakah itu memberikan manfaat. Hindari ujaran kebencian, pencemaran nama baik, dan konten radikalisme, karena kita harus menciptakan ekosistem positif," kata Taufiq R Abdullah.
Influencer dan aktivis muda, Aliyah Lestari Sayuti memberikan tips dalam bermedia sosial yang baik. Ada kaidah yang perlu ditaati ketika berselancara di media digital.
Lihat Juga :