7 Habib yang Memiliki Peran dalam Kemerdekaan RI, Nomor 5 Ciptakan Mars Hari Merdeka

Minggu, 31 Juli 2022 - 18:52 WIB
loading...
7 Habib yang Memiliki...
Sayyid Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salin bin Ahmad Al-Muthahar merupakan seorang komponis musik Indonesia. Lagu ciptaannya yang masyhur adalah Hymne Syukur dan mars Hari Merdeka.FOTO/WIKIPEDIA
A A A
JAKARTA - Sejumlah habib memiliki peran dalam kemerdekaan Republik Indonesia . Mereka, dengan ilmu agama yang dimiliki, mengobarkan semangat perjuangan membela Tanah Air serta terlibat langsung dalam pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), habib berarti yang dicintai atau kekasih. Dalam definisi lain yang umum diketahui, habib adalah gelar kehormatan yang disematkan kepada para keturunan Nabi Muhammad SAW yang tinggal di daerah lembah Hadhramaut, Yaman; Asia Tengah; dan Pesisir Swahilim, Afrika Timur. Habib juga memiliki makna yang sama dengan Sayyid.

Para habib juga banyak yang tinggal di Indonesia sejak dulu. Mereka yang awalnya datang untuk berdagang sambil menyebarkan ajaran agama Islam, kemudian menetap. Para habib itu mendirikan majelis-majelis ilmu dan aktif pergerakan atau berjuang melawan penjajah Belanda.

Berikut ini 5 habib yang memiliki peran dalam kemerdekaan RI:

1. Habib Ali Kwitang
7 Habib yang Memiliki Peran dalam Kemerdekaan RI, Nomor 5 Ciptakan Mars Hari Merdeka

Habib Ali Kwitang memiliki nama lengkap Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi. Habib Ali lahir di Kwitang, Batavia, 20 April 1870 dari pasangan Abdurrahman bin Abdullah Alhabsyi dan Salmah. Ayahnya adalah seorang ulama dan dai keturunan Arab Sayyid, sedangkan ibunya merupakan putri ulama ulama Betawi dari Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pada usia 11 tahun, Habib Ali yang ditinggal wafat sang Ayahnya saat masih kecil, kemudian dikirim ke Hadramaut untuk belajar agama. Ia langsung dibimbing ulama-ulama besar saat itu, seperti Shohibul Maulid Habib 'Ali bin Muhammad al-Habsyi, Habib Hasan bin Ahmad al-'Aydrus, dan Syaikh Hasan bin 'Awadh.

Dari Yaman, Habib Ali memperdalam lagi ilmunya di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi. Ia berguru kepada Habib Muhammad bin Husain al-Habsyi (Mufti Makkah), Sayyid Abu Bakar al-Bakri Syatha ad-Dimyati, Syaikh Muhammad Said Babsail, dan Syaikh 'Umar Hamdan.

Setelah kembali ke Tanah Air, Habib Ali membangun Masjid Al-Riyadh dan madrasah Unwanul Falah di Kwitang. Ia juga mendirikan majelis taklim yang kemudian dikenal dengan Majelis Taklim Kwitang. Dari situ, Habib Ali juga disebut sebagai pelopor majelis taklim di Indonesia.

Habib Ali yang juga turut mengobarkan semangat antipenjajahan kemudian dimintai pendapat oleh Soekarno terkait hari dan waktu yang tepat untuk membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI. Setelah merdeka, Habib Ali juga ikut mendorong berdirinya partai politik berazaskan Islam pertama di Indonesia yakni Partai Syarikat Islam. Habib Ali wafat di Jakarta pada 10 Oktober 1968.

2. Habib Idrus bin Salim Al-Jufri
7 Habib yang Memiliki Peran dalam Kemerdekaan RI, Nomor 5 Ciptakan Mars Hari Merdeka

Ulama yang dikenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua ini lahir di Hadramaut, 15 Maret 1892. Dia merupakan putra keempat dari enam bersaudara pasangan Habib Salim bin Alwi dan Syarifah Nur Al-Jufri.

Habib Idrus merupakan tokoh pejuang di Provinsi Sulawesi Tengah di bidang pendidikan agama Islam. Ia mendirikan lembaga pendidikan Alkhairaat di Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam buku Perguruan Islam Alkhairaat dari Masa ke Masa yang disusun Pengurus Besar Alkhairaat, Habib Idrus datang ke Indonesia pada umur 17 tahun bersama ayahnya. Tujuannya untuk mengunjungi sanak saudara yang berada di Pulau Jawa dan Sulawesi.

Kunjungan keduanya ke Indonesia pada 1922 erat kaitan dengan sikap dan perlawanan terjadap imperialis Inggirs di Hadramaut. Sejak saat itu dia menetap dan berkiprah untuk umat Islam di Indonesia.

Lembaga pendidikan Alkhairat yang didirikan, selain sebagai media dakwah Islam, uga menjadi pusat doktrinasi nilai-nilai nasionalisme. Habib Idrus wafat di Palu pada 22 Desember 1969.

3. Al Habib Salim bin Jindan
7 Habib yang Memiliki Peran dalam Kemerdekaan RI, Nomor 5 Ciptakan Mars Hari Merdeka

Habib Salim bin Jindan lahir di Surabaya, 7 September 1906 dari pasangan Habib Ahmad bin Al Husain dan Syarrifah Muznah binti Ali. Lahir dari keluarga ulama dan keturunan Nabi, Habib Salim sudah mendapatkan pelajaran agama sejak kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
18 Agustus 2025 Libur...
18 Agustus 2025 Libur Nasional atau Cuti Bersama? Ini Aturannya
Habib Hamid Ajak Umat...
Habib Hamid Ajak Umat Islam Jaga Ukhuwah Islamiyah di Tengah Kontroversi Gus Fuad Plered
Kemhan Bersama Yayasan...
Kemhan Bersama Yayasan Rabu Biru Beri Layanan Kesehatan Bagi Veteran dan Warakawuri
Profil Soedjono Hoemardani,...
Profil Soedjono Hoemardani, Sosok Jenderal Gondrong yang Bikin Soeharto Berlinang Air Mata
ICMI: Menjaga Semangat...
ICMI: Menjaga Semangat Juang Pahlawan Melalui Pendidikan
Momen Haru 40 Harian...
Momen Haru 40 Harian Vidi Aldiano, Habib Jafar Ungkap Hal Paling Dirindukan
Datang Mendadak, Habib...
Datang Mendadak, Habib Jafar Naik Motor ke Acara 40 Harian Vidi Aldiano
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
Rekomendasi
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Berita Terkini
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Infografis
5 Cara Menurunkan Kolesterol...
5 Cara Menurunkan Kolesterol dalam 7 Hari, Salah Satunya Olahraga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved