RUU HIP Seharusnya Perkuat Ideologi Bangsa, Bukan Bikin Tafsir Baru
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Toto juga menambahkan, KP3 yang merupakan gerakan swadaya masyarakat yang terdiri dari beberapa akademisi dan pegiat aktif Pancasila, mempunyai kapasitas dan kapabilitas sekaligus tanggungjawab moral untuk memberi masukan konstruktif kepada DPR maupun kepada Pemerintah terkait pelestarian nilai-nilai luhur Pancasila yang disesuaikan dengan perkembangan masyarakat saat ini.
Pada kesempatan yang sama Rapindo Hutagalung Wakil Ketua II KP3 menambahkan bahwa KP3 berpendapat bahwa seharusnya fokus utama saat ini adalah bagaimana cara membumikan Pancasila kepada masyarakat khususnya kaum milineal dengan disesuaikan dengan kondisi aktual saat ini. Dan ini menurut Rapindo bukan hanya tugas Pemerintah semata tapi kewajiban semua kelompok masyarakat, termasuk KP3.
Pada akhir pertemuan dengan beberapa media, KP3 menyarankan agar masyarakat dan semua komponen bangsa menahan diri dan tidak terpancing dengan provokasi dari kelompok "penumpang gelap" yang kurang memahami kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan filosofi bangsa dan justru terindikasi menggunakan momentum penolakan RUU HIP ini untuk menyerang Pemerintah atau pihak tertentu.
"Kami mengimbau agar saat ini kita semua bahu membahu membantu Pemerintah dalam mengatasi masalah pandemi Covid-19 serta membantu pemulihan ekonomi masyarakat daripada meributkan hal-hal yang kontra produktif," ujar Toto Sugito.
Pada kesempatan yang sama Rapindo Hutagalung Wakil Ketua II KP3 menambahkan bahwa KP3 berpendapat bahwa seharusnya fokus utama saat ini adalah bagaimana cara membumikan Pancasila kepada masyarakat khususnya kaum milineal dengan disesuaikan dengan kondisi aktual saat ini. Dan ini menurut Rapindo bukan hanya tugas Pemerintah semata tapi kewajiban semua kelompok masyarakat, termasuk KP3.
Pada akhir pertemuan dengan beberapa media, KP3 menyarankan agar masyarakat dan semua komponen bangsa menahan diri dan tidak terpancing dengan provokasi dari kelompok "penumpang gelap" yang kurang memahami kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan filosofi bangsa dan justru terindikasi menggunakan momentum penolakan RUU HIP ini untuk menyerang Pemerintah atau pihak tertentu.
"Kami mengimbau agar saat ini kita semua bahu membahu membantu Pemerintah dalam mengatasi masalah pandemi Covid-19 serta membantu pemulihan ekonomi masyarakat daripada meributkan hal-hal yang kontra produktif," ujar Toto Sugito.
(maf)
Lihat Juga :