Senja Kala Wahabi di Arab Saudi

Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:48 WIB
loading...
A A A
Mereka akan melakukan ziarah antarwaktu dalam pikiran masing-masing membayangkan perjuangan Nabi. Terucap shalawat dan salam baik di bibir maupun di hatinya kepada Nabi, kemudian salat sunah.

Jika situs-situs bersejarah itu dipelihara, itu akan memberi keuntungan pada berbagai pihak. Bagi Pemerintah Arab Saudi, situs-situs ini memperkaya destinasi peziarahan bagi umat Muslim yang berkunjung ke Mekkah dan Madinah. Bagi umat Islam, hal itu akan menjadi pelajaran yang luar biasa. Para Muslim yang berziarah ke Mekkah akan memiliki kesempatan menapaktilasi perjuangan Nabi junjungannya, yang itu memberi dampak positif dalam kehidupannya.

Mengamati berbagai perkembangan saat ini, jelas bahwa Wahabisme mau tak mau dipaksa untuk menyadari bahwa konservatisme yang ekstrem bertentangan dengan hukum perubahan. Keinginan Wahabi untuk menutupi tempat kelahiran Nabi diam-diam dibongkar oleh juru bicara resmi Pemerintah. Di berbagai lokasi, Pemerintah Arab Saudi melalui kementerian Kebudayaan merawat situs-situs penting masa lalu dan memberi informasi secara resmi.

Sekalipun ziarah kubur kurang mendapat tempat di kalangan Wahabi karena dianggap bisa menggelincirkan peziarah pada praktik syirik dengan berdoa kepada si mayat atau menjadikan si mayat sebagai wasilah dalam berdoa kepada Allah, namun Pemakaman Ma’la, tempat di mana jasad Sayyidah Khadijah dibaringkan, pada jam-jam tertentu dibuka untuk umum.

Bahkan ketika Masjidilharam dianggap sebagai wilayah suaka Wahabisme Arab Saudi, siapa yang bisa membatasi berbagai ragam mazhab yang dibawa umat Muslim yang datang dari seluruh penjuru dunia. Para pengunjung Masjid Nabawi di Madinah mengantre untuk bisa masuk ke Raudlah, untuk berdoa dan memberi hormat kepada Sang Nabi kekasih hati.

Ini beberapa perkembangan di Arab Saudi. Wahabi jelas masih menjadi mazhab dominan. Namun berbagai perkembangan membuat Wahabi harus menerima kenyataan bahwa saat ini mereka hidup di milenium ketiga, bukan abad keenam Masehi di mana segalanya masih sangat sederhana. Menghentikan gerak perubahan dalam hidup, apalagi bersikeras memutar kehidupan ke masa lalu, sama dengan menyangkal kehidupan itu sendiri. Dan, itu berarti menutup sejarahnya sendiri.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Rekomendasi
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved