BP2MI Sebut Sebanyak 162 Ribu PMI Telah Kembali ke Tanah Air
Minggu, 28 Juni 2020 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Setelah PMI melewati pemeriksaan Imigrasi, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh BP2MI. BP2MI, kata Benny, akan memberikan pendampingan, satu hal yang dibutuhkan terkait data pengantar dari kepolisian. “Itu bahkan diurus oleh kami, jadi mereka tidak harus lagi berhubungan dengan pihak kepolisian. Kami sudah kerja sama dengan pihak kepolisian, dan ini juga cukup keren kerjasama selama ini,” katanya.
Jika hal administratif pengantar PMI kembali ke Tanah Air yang akan kampung halaman sudah dimiliki, PMI dalam kategori bermasalah karena masalah keimigrasian, ketenagakerjaan atau hubungan industrial, juga masalah sosial, masalah hukumnya itu diantar langsung oleh BP2MI.
Benny melanjutkan dalam hal ini pihaknya kerja sama dengan Kementerian Perhubungan. “Dulu kemenhub kan punya anggaran, anggaran untuk mudik gratis. Karena pandemi COVID-19 tidak dapat digunakan, ya udah bantu BP2MI dimana sediakan Damri. Dimana Damri ini secara gratis bisa memulangkan para PMI dari Jakarta, dari Wisma Atlet, dari Asrama Haji langsung ke kampung halaman. Dan itu kita lakukan,” papar Benny. (Baca: TKA dari China Terus Berdatangan, KSPI Tuntut Pemulangan)
Benny pun menegaskan ini bentuk negara hadir untuk PMI. “Jadi negara benar hadir ingin memberikan perlindungan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sekali lagi, PMI bagi kami adalah warga negara VVIP. Kenapa? Mereka kalau disebut sebagai pejuang devisa, sumbangan devisa yang mereka berikan terakhir tahun 2019 itu Rp159,6 triliun, itu luar biasa,” tegasnya.
Jika hal administratif pengantar PMI kembali ke Tanah Air yang akan kampung halaman sudah dimiliki, PMI dalam kategori bermasalah karena masalah keimigrasian, ketenagakerjaan atau hubungan industrial, juga masalah sosial, masalah hukumnya itu diantar langsung oleh BP2MI.
Benny melanjutkan dalam hal ini pihaknya kerja sama dengan Kementerian Perhubungan. “Dulu kemenhub kan punya anggaran, anggaran untuk mudik gratis. Karena pandemi COVID-19 tidak dapat digunakan, ya udah bantu BP2MI dimana sediakan Damri. Dimana Damri ini secara gratis bisa memulangkan para PMI dari Jakarta, dari Wisma Atlet, dari Asrama Haji langsung ke kampung halaman. Dan itu kita lakukan,” papar Benny. (Baca: TKA dari China Terus Berdatangan, KSPI Tuntut Pemulangan)
Benny pun menegaskan ini bentuk negara hadir untuk PMI. “Jadi negara benar hadir ingin memberikan perlindungan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sekali lagi, PMI bagi kami adalah warga negara VVIP. Kenapa? Mereka kalau disebut sebagai pejuang devisa, sumbangan devisa yang mereka berikan terakhir tahun 2019 itu Rp159,6 triliun, itu luar biasa,” tegasnya.
(kri)
Lihat Juga :