Menag Berharap Program Moderasi Beragama Digalakkan agar Masyarakat Hidup Damai
Rabu, 27 Juli 2022 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Siap menjelaskan, ICROM 2022 adalah bagian dari agenda penguatan moderasi beragama. "ICROM 2022 merupakan forum untuk membahas dan mengumpulkan berbagai pemikiran dan pengalaman tentang moderasi beragama. Informasi dari panitia kami telah menerima 201 makalah. Namun karena keterbatasan tempat, kami hanya dapat mengundang 72 makalah untuk dipresentasikan pada konferensi ini," tuturnya.
Baca juga: Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama di Washington DC
Selain presentasi makalah moderasi beragama, pada ICROM 2022 ini juga diluncurkan buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam. Buku tersebut mengulas moderasi beragama dari aspek konseptual hingga strategi penguatan moderasi beragama pada masyarakat sipil.
"Kami berharap buku ini dapat menjadi bahan sosialisasi dan diskusi tentang bagaimana konsep moderasi beragama dapat dielaborasi dan dijelaskan kepada masyarakat kita," ucapnya.
ICROM 2022 dilanjutkan dengan diskusi publik dengan menghadirkan Lukman Hakim Saifuddin, Alissa Wahid, dan James Hoesterey sebagai narasumber. Akmal Salim Ruhana tampil sebagai moderator diskusi.
Baca juga: Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama di Washington DC
Selain presentasi makalah moderasi beragama, pada ICROM 2022 ini juga diluncurkan buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam. Buku tersebut mengulas moderasi beragama dari aspek konseptual hingga strategi penguatan moderasi beragama pada masyarakat sipil.
"Kami berharap buku ini dapat menjadi bahan sosialisasi dan diskusi tentang bagaimana konsep moderasi beragama dapat dielaborasi dan dijelaskan kepada masyarakat kita," ucapnya.
ICROM 2022 dilanjutkan dengan diskusi publik dengan menghadirkan Lukman Hakim Saifuddin, Alissa Wahid, dan James Hoesterey sebagai narasumber. Akmal Salim Ruhana tampil sebagai moderator diskusi.
(abd)
Lihat Juga :