Pandemi Corona, Program 10 Rumah Libatkan Masyarakat Produksi APD
Minggu, 26 April 2020 - 22:21 WIB
loading...
A
A
A
Dikerjakan secara bergotong royong, industri rumahan ini sudah memproduksi sekitar 2.000 Hazmat Suit. Durasinya hanya 3 pekan. Untuk kapasitas produksinya bisa mencapai 3.000 hingga 4.000 Hamzat Suit per pekannya. Ada beberapa varian yang ditawarkan, seperti grid 75 Gram.
Harga per pax yang ditawarkan sekitar Rp75 Ribu. Selain 75 Gram, ada juga varian 65 Gram. Karena alasan teknis, mereka tidak memproduksi Hazmat Suit varian 50 Gram.
"Kami roduksi Hazmat Suit yang standard, yaitu 65 Gram hingga 75 Gram. Sebenarnya standardnya itu ada direntang 75 Gram sampai 100 Gram. Kalau 100 Gram bahan bakunya sulit, apalagi di tengah isu Covid-19 seperti ini. Adapun kalau 50 Gram itu terlalu tipis sehingga takutnya mudah sobek," papar Fahru lagi.
Saat ini, distribusi Hazmat Suit mereka mengalir ke relawan dan Puskesmas. Jumlah pesanannya cukup kompetitif dengan angka minimal 50 pax. Meski demikian, konsumen tetap dihadapkan pada regulasi ketat. Transaksi Hazmat Suit hanya terjadi untuk tujuan sosial kemanusiaan.
Kalau untuk tujuan bisnis yang bersifat spekulasi dan ada indikasi mempermainkan APD tidak akan dilayani. Parameternya, diantaranya jumlah pax pesanannya besar dengan durasi waktu pendek.
"Jumlah Hazmat Suit yang terjual lumayan. Transaksi terbesar kami mencapai 100 pax Hazmat Suit. Tapi, kami tetap selektif. Kami pasti tanya-tanya dahulu latar belakang pembelian alat ini. Kalau untuk disumbangkan, pasti diayani. Tapi, kami langsung tolak kalau Hazmat Suit dibeli untuk ditimbun lalu dijual lagi. Cara menganalisnya mudah, seperti jumlah pesanan besar hingga 300 pax dan waktunya terburu-buru," tegasnya.
Harga per pax yang ditawarkan sekitar Rp75 Ribu. Selain 75 Gram, ada juga varian 65 Gram. Karena alasan teknis, mereka tidak memproduksi Hazmat Suit varian 50 Gram.
"Kami roduksi Hazmat Suit yang standard, yaitu 65 Gram hingga 75 Gram. Sebenarnya standardnya itu ada direntang 75 Gram sampai 100 Gram. Kalau 100 Gram bahan bakunya sulit, apalagi di tengah isu Covid-19 seperti ini. Adapun kalau 50 Gram itu terlalu tipis sehingga takutnya mudah sobek," papar Fahru lagi.
Saat ini, distribusi Hazmat Suit mereka mengalir ke relawan dan Puskesmas. Jumlah pesanannya cukup kompetitif dengan angka minimal 50 pax. Meski demikian, konsumen tetap dihadapkan pada regulasi ketat. Transaksi Hazmat Suit hanya terjadi untuk tujuan sosial kemanusiaan.
Kalau untuk tujuan bisnis yang bersifat spekulasi dan ada indikasi mempermainkan APD tidak akan dilayani. Parameternya, diantaranya jumlah pax pesanannya besar dengan durasi waktu pendek.
"Jumlah Hazmat Suit yang terjual lumayan. Transaksi terbesar kami mencapai 100 pax Hazmat Suit. Tapi, kami tetap selektif. Kami pasti tanya-tanya dahulu latar belakang pembelian alat ini. Kalau untuk disumbangkan, pasti diayani. Tapi, kami langsung tolak kalau Hazmat Suit dibeli untuk ditimbun lalu dijual lagi. Cara menganalisnya mudah, seperti jumlah pesanan besar hingga 300 pax dan waktunya terburu-buru," tegasnya.
Lihat Juga :