Komitmen Bangun Kerja Sama Lintas Kementerian demi Wujudkan Ketahanan Pangan
Rabu, 06 Juli 2022 - 05:18 WIB
loading...
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Jika bicara soal pertanian tentu tak akan lepas dari persoalan agraria yang melibatkan beberapa kementerian/lembaga.
Di antaranya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Pertanian (Kementan), serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Baca juga: Kementerian ATR/BPN Pangkas Program Prioritas Tahun 2021
Berkaitan hal tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni menyatakan, inisiasi untuk menciptakan kolaborasi antar kementerian terus dilakukan.
“Kita sudah saling bertemu untuk menyamakan logical framework sampai ke hal-hal yang bersifat teknis,” ujar Raja Juli Antoni dalam Rapat bersama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung Nusantara 1, Jakarta, Selasa 5 Juli 2022.
Ia mengatakan, upaya kolaborasi ini bisa mengantisipasi tumpang tindih regulasi yang terjadi, sehingga berbagai tantangan untuk menjaga ketahanan pangan bisa teratasi.
“Hubungan baik antara kami (kementerian/lembaga) semoga bisa mencairkan yang katanya ada ego sektoral dan sebagainya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan, sektor pertanian merupakan pilar penting dalam ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, alih fungsi lahan pertanian dan perkebunan harus dicegah. Maka, dibutuhkan peran dari Menteri LHK dan ATR/BPN.
Di antaranya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Pertanian (Kementan), serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Baca juga: Kementerian ATR/BPN Pangkas Program Prioritas Tahun 2021
Berkaitan hal tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni menyatakan, inisiasi untuk menciptakan kolaborasi antar kementerian terus dilakukan.
“Kita sudah saling bertemu untuk menyamakan logical framework sampai ke hal-hal yang bersifat teknis,” ujar Raja Juli Antoni dalam Rapat bersama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung Nusantara 1, Jakarta, Selasa 5 Juli 2022.
Ia mengatakan, upaya kolaborasi ini bisa mengantisipasi tumpang tindih regulasi yang terjadi, sehingga berbagai tantangan untuk menjaga ketahanan pangan bisa teratasi.
“Hubungan baik antara kami (kementerian/lembaga) semoga bisa mencairkan yang katanya ada ego sektoral dan sebagainya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan, sektor pertanian merupakan pilar penting dalam ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, alih fungsi lahan pertanian dan perkebunan harus dicegah. Maka, dibutuhkan peran dari Menteri LHK dan ATR/BPN.
Lihat Juga :