Tepis Isu Pelanggaran HAM oleh Aparat di Papua, Mahfud MD: Itu Hoaks
Kamis, 21 Juli 2022 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau soal ada yang menolak pemekaran wilayah atau DOB, ya biasa saja. Kan lebih banyak yang mendukung, baik rakyat maupun tokoh-tokohnya. Dukungan sangat masif dan meriah. Kalau OPM, ya memang sejak awal menolak pemekaran. Kalau menunggu semua orang setuju atas satu rencana kebijakan, takkan pernah ada kebijakan. Di dalam negara demokrasi, biasa ada yang setuju dan tak setuju," kata Mahfud.
Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membantai 11 warga sipil termasuk pendeta Eliaser Baner di Nogolaid, Nduga, Papua hingga kini belum tertangkap. Mereka merupakan kelompok militan muda KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sambiring menyebutkan jika kelompok KKB Nduga adalah golongan muda di bawah pimpinan Egianus Kogoya.
"Wilayah Nduga ini (KKB) didominasi oleh kelompok-kelompok anak muda berumur antara 20-25 tahun bahkan ada yang berumur di bawah 10 tahun," ungkap Danrem, Rabu (20/7/2022).
Dia mengungkapkan, rekrutmen anggota KKB di Nduga dilakukan melalui pendekatan umur atau sebaya yang militan. "Mereka bukan kelompok baru juga, hanya mereka ini kerap merangkul sebayanya untuk bergabung dan mereka tetap bagian dari kelompok Egianus Kogoya dan tidak ada kelompok lain," ungkapnya.
Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membantai 11 warga sipil termasuk pendeta Eliaser Baner di Nogolaid, Nduga, Papua hingga kini belum tertangkap. Mereka merupakan kelompok militan muda KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sambiring menyebutkan jika kelompok KKB Nduga adalah golongan muda di bawah pimpinan Egianus Kogoya.
"Wilayah Nduga ini (KKB) didominasi oleh kelompok-kelompok anak muda berumur antara 20-25 tahun bahkan ada yang berumur di bawah 10 tahun," ungkap Danrem, Rabu (20/7/2022).
Dia mengungkapkan, rekrutmen anggota KKB di Nduga dilakukan melalui pendekatan umur atau sebaya yang militan. "Mereka bukan kelompok baru juga, hanya mereka ini kerap merangkul sebayanya untuk bergabung dan mereka tetap bagian dari kelompok Egianus Kogoya dan tidak ada kelompok lain," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :