Berani Beda, Fashion Jalanan Remaja Citayam Diramal Berkembang

Senin, 18 Juli 2022 - 13:49 WIB
loading...
A A A
Alumnus sekolah fashion Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo ini menilai konsep "Citayam Fashion Week" membawa warna dan kesan tersendiri pada kawasan Sudirman yang selama ini lekat dengan gaya busana kantor (office style).

Namun, tampilan fashion street di Dukuh Atas diakui berbeda dengan Harajuku style maupun Hip-Hop style. Secara fashion, kata dia, konsep berpakaian di "Citayam Fashion Week" juga dinilai masih terkesan "main aman” dengan paduan kemeja flannel, crop top, jeans belel, dan hoodie yang cenderung berwarna monokrom atau earth tone.

Meski begitu, dia juga menyebut kehadiran "Citayam Fashion Week: sebagai bentuk kreativitas kalangan muda masa kini yang patut diapresiasi. “Tetap perlu diapresiasi karena corak yang mereka bawa adalah hasil kreativitas, memadupadankan outfit streetwear mulai dari head to toe. Kepercayaan diri komunitas remaja yang menjadikan fenomena 'Citayam Fashion Week' ini menarik dan khas,” sanjungnya.

Baca juga: 2 Selebriti Citayam Fashion Week Bonge dan Jeje Jadi Duta Sampah Pemprov DKI

Berkaca dari fenomena tersebut, Rahmatia berpendapat fashion tidak selalu harus berbusana mahal, memakai kostum brand terkenal, dan lainnya. Kenyataannya, remaja Citayam mewakili remaja-remaja lain di Indonesia. Mereka mendeskripsikan masyarakat pada umumnya yang mayoritas hidup di dunia nyata.

Selama ini tampil fashionable kerap identik dengan busana branded, mahal, high class. Gaya tersebut, menurut Rahmatia, adalah milik minoritas yang ditampilkan oleh media sosial dan kemudian serempak diikuti sebagai kiblat mode jika orang ingin tampil fashionable.

“Kuncinya adalah nyaman menjadi diri sendiri. Oleh sebab itulah mengapa mereka (remaja Citayam) menarik perhatian? Karena tampil menjadi diri sendiri, tidak malu memakai barang lokal, tidak malu dengan baju mix match yang terkesan serampangan. Mereka berani dan percaya diri walau wajah tidak se-glowing model iklan," paparnya.

Baca juga: Fenomena Citayam Fashion Week Bisa Dikembangkan Jadi Potensi Wisata di Jakarta

Bahkan, Rahmatia tak sungkan menyatakan ketertarikannya terhadap fenomena "Citayam Fahion Week". "Kalau saja saya masih 15 tahun dan tinggal di sekitar Jakarta, mungkin saya juga ikutan nongkrong di sana. Jajan es teh sama adik saya,” ungkap Creative Director of Rahma Ayudya Carnaval Costume ini.

Dia berharap pemerintah maupun masyarakat mendukung kreativitas remaja Citayam tersebut. Keberadaan mereka bukan sebuah gangguan selama tetap menjaga kebersihan dan norma kesopanan. Tidak hanya mengandalkan peran pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga kesadaran para pegiat seni untuk mengarahkan kegiatan mereka ke arah yang lebih positif. Misalnya, mengganti kegiatan nongkrong tanpa tujuan menjadi kegiatan live street music, stand up comedy yang bisa saja diadakan secara spontan di lokasi tanpa mengganggu lalu lintas.

Baca juga: Citayam Fashion Week Bisa Menjadi Ruang Publik untuk Anak Muda Berekspresi

Secara khusus dia memuji pembawaan remaja Citayam yang percaya diri. Itu dinilai modal utamaberkembang dan menjadikan "Citayam Fashion Week" sebagai brand atau ikon kegiatannya.

“Bagaimana mewadahi dan memfasilitasinya, ini memang PR (pekerjaan rumah) kita bersama. Mereka masih remaja, begitu banyak kreativitas yang mampu mereka ciptakan, ada bakat-bakat terpendam yang perlu ditemukan dan diarahkan. Mungkin 'Citayam Fashion Week' ini menjadi salah satu jalannya,” tandasnya.

Dalam pandangan peneliti Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN, Henny Warsilah Widodo, munculnya fenomena remaja Citayam didorong oleh revolusi teknologi yang membuat manusia ikut bertransformasi. Melalui platform media sosial seperti Instagram dan Tiktok, para remaja, termasuk yang berada di daerah penyangga Ibu Kota ikut meniru gaya fashion jalanan remaja di Jepang dan Korea. "Media sosial telah ikut menggerakan transformasi ABG (remaja) dalam ber-fashion ala idola mereka," ujarnya saat dihubungi Sabtu (16/7/2022).

Menurutnya, fenomena fashion jalanan di Dukuh Atas menjadi menarik karena dapat melahirkan beragam ide dan kreativitas. Karena itu dia meminta pemerintah tidak perlu sampai jauh mengintervensi bentuk dan selera fashion remaja tersebut. Fashion remaja Citayam, menurut Henny, cukup menjadi fashion street saja, tidak perlu diimpikan untuk jadi fashion ala Avant Garde atau ala Paris Fashion Week.

Baca juga: Podcast Partai Perindo : Menilik Sisi Positif Citayam Fashion Week

"Di situlah muncul dunia fashion on the street ala kelompok remaja yang selalu menjadi menarik, tidak membosankan. Jadi sebatas diapresiasi saja, supaya terwadahi melalui event-event kota," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Agus: Setiap...
Menteri Agus: Setiap Warga Binaan Miliki Potensi untuk Berubah dan Berkontribusi
KAHMI Siap Gelar AIFA...
KAHMI Siap Gelar AIFA 2025 Perdana, Angkat Fashion Muslim ke Kancah Internasional
Sarinah Rayakan Idulfitri...
Sarinah Rayakan Idulfitri dengan Produk Fashion dan Kriya Terbaik Indonesia
Produk UKM Jateng di...
Produk UKM Jateng di Kalsel Laris Manis, Atikoh Ganjar: Semoga Omzet Makin Meningkat
Relasi Kuasa dalam Fenomena...
Relasi Kuasa dalam Fenomena Citayam Fashion Week
Minim Ruang Publik di...
Minim Ruang Publik di Daerah Penyangga, Alasan Remaja Citayam 'Invasi' Jakarta
Jakarta Fashion Week...
Jakarta Fashion Week 2027 Hadirkan Perspektif Baru Lewat Lepas, Simbol Gaya Hidup Masa Depan
Rayakan Musim Panas...
Rayakan Musim Panas Khas Brasil Melalui Block Party
CHARLES & KEITH Luncurkan...
CHARLES & KEITH Luncurkan Ramadan 2026 Collection, Rayakan Bulan Penuh Makna
Rekomendasi
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved