Buka KKN Kebangsaan 2022, Megawati Ajak Mahasiswa Jaga Keberagaman

Minggu, 17 Juli 2022 - 14:38 WIB
loading...
Buka KKN Kebangsaan 2022, Megawati Ajak Mahasiswa Jaga Keberagaman
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ajak mahasiswa menjaga keberagaman saat membuka program KKN Kebangsaan 2022 di Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri membuka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2022 yang dipusatkan di Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (17/7/2022).

Dalam sambutannya, Megawati mengajak peserta untuk tetap merawat keberagaman Indonesia. “Kalian akan melihat, kalau kalian terjun ke lapangan langsung, betapa sebenarnya masyarakat itu selalu bergotong royong. Jagalah persatuan Indonesia, dan jadilah bagian untuk selalu memajukan bangsa Indonesia, serta ikutlah menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai ancaman kebangsaan kita,” kata Megawati, Minggu (17/7/2022).

Megawati mengatakan Indonesia kokoh dan disegani dunia karena keberagaman latar belakang penduduknya, sumber daya serta kekayaan alam Nusantara. “Harmoni dalam keberagaman sudah final bagi bangsa Indonesia, keberagaman adalah perekat bangsa Indonesia yang sesuai Pancasila. Pancasila itulah perekat bangsa,” katanya.

Baca juga: Cerita Megawati Disuruh Pilih Insentif Pensiun Presiden atau Wapres

Megawati menegaskan, Indonesia harus terus menjadi rumah besar bagi seluruh rakyatnya. “Kita harus terus mengembangkan toleransi yang berbeda status sosial, ekonomi, dan agama, tinggal bersama-sama dan hidup harmonis,” tambahnya.

Baca juga: Megawati Sebut Jadi Presiden Gampang: Yang Susah Mencari Sosok Pemimpin

Megawati menyebut di manapun bangsa Indonesia berada, nilai-nilai Pancasila harus tetap dibawa dan senantiasa melekat dalam pikiran, hati, dan terutama jiwa. “Karena, kalau salah satu saja dari lima sila itu katakanlah akan dirusak, maka Pancasila sebagai perekat bangsa itu akan hilang,” tegasnya.

KKN Kebangsaan ke-10 yang dikuti mahasiswa dari 73 Perguruan Tinggi Negeri dan swasta di Indonesia. Secara total ada 2.331 mahasiswa terlibat, yang akan ditempatkan di 100 desa di seluruh wilayah di Kalteng.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2572 seconds (10.101#12.26)