LBM Eijkman Beri Kabar Gembira soal Perkembangan Vaksin COVID-19
Jum'at, 26 Juni 2020 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
“Hambatan paling serius adalah pengadaan beberapa reagen yang harus impor saat ini transportasi terhambat terlebih negara lain juga membutuhkan reagen yang sama sehingga kita harus berkompetisi,” paparnya.
Menurut Amin, vaksin yang dikembangkan LBM Eijkman adalah vaksin merah putih yang dikembangkan oleh Indonesia sendiri, untuk Indonesia sendiri dan juga berasal dari virus yang ada di Indonesia. Sehingga, pihaknya melakukan sequencing virus-virus (pengurutan DNA virus) yang ada di Indonesia dan saat ini baru terkumpul 10 dan akan terus dikumpulkan sampai 100.
“Karena dengan itu kita benar-benar akan bisa mengetahui persis virus yang ada di Indonesia seperti apa sehingga vaksin yang dihasilkan oleh kita betul-betul bisa mengatasi virus yang ada di sini,” terang Amin.
Selain itu, dia menambahkan, tantangan lainnya yakni fakta bahwa banyak sekali vaksin dari luar negeri yang ingin diuji coba atau clinical trial di Indonesia. Karena memang Indonesia ini sangat seksi untuk dijadikan lahan untuk clinical trial. (Baca juga: Pengesahan Inkonstitusional, Munarman FPI Minta UU 2/2020 Dibatalkan)
“Kami sudah ingatkan teman-teman, padahal belum tentu vaksin yang dikembangkan di negara lain itu bisa dikembangkan di Indonesia karena ada perbedaan karakteristik virus dan sebagainya,” tandasnya.
Menurut Amin, vaksin yang dikembangkan LBM Eijkman adalah vaksin merah putih yang dikembangkan oleh Indonesia sendiri, untuk Indonesia sendiri dan juga berasal dari virus yang ada di Indonesia. Sehingga, pihaknya melakukan sequencing virus-virus (pengurutan DNA virus) yang ada di Indonesia dan saat ini baru terkumpul 10 dan akan terus dikumpulkan sampai 100.
“Karena dengan itu kita benar-benar akan bisa mengetahui persis virus yang ada di Indonesia seperti apa sehingga vaksin yang dihasilkan oleh kita betul-betul bisa mengatasi virus yang ada di sini,” terang Amin.
Selain itu, dia menambahkan, tantangan lainnya yakni fakta bahwa banyak sekali vaksin dari luar negeri yang ingin diuji coba atau clinical trial di Indonesia. Karena memang Indonesia ini sangat seksi untuk dijadikan lahan untuk clinical trial. (Baca juga: Pengesahan Inkonstitusional, Munarman FPI Minta UU 2/2020 Dibatalkan)
“Kami sudah ingatkan teman-teman, padahal belum tentu vaksin yang dikembangkan di negara lain itu bisa dikembangkan di Indonesia karena ada perbedaan karakteristik virus dan sebagainya,” tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :