Respons ACT soal Dugaan Aliran Dana ke Al-Qaeda

Kamis, 07 Juli 2022 - 02:24 WIB
loading...
Respons ACT soal Dugaan...
Presiden ACT Ibnu Khajar mengaku belum bisa memberikan jawaban terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) menemukan adanya aliran dana dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) ke salah satu orang yang diduga anggota Al-Qaeda. Menanggapi hal itu, Presiden ACT Ibnu Khajar mengaku belum bisa memberikan jawaban.

"Tentang catatan terindikasi orang-orang Al-Qaeda, kami juga sedang lihat, kami tak bisa jawab sekarang, kami perlu waktu siapa kira-kira yang dimaksudkan, kami belum paham, kami akan renungkan," ujarnya pada wartawan, Rabu (6/7/2022).

Dia mengaku belum mengetahui siapa orang dimaksud dalam temuan PPATK tersebut. Maka itu, pihaknya belum bisa berbicara banyak tentang persoalan tersebut.

Baca juga: PPATK Temukan Aliran Dana ACT ke Rekening Diduga Anggota Jaringan Al Qaeda



Adapun soal isu ACT yang dicap berbahaya oleh pemerintah India sejak 2020 lantaran disebut terafiliasi organisasi Islam radikal, Ibnu menerangkan bahwa ACT sempat ke India untuk memberikan bantuan pada masyarakat yang membutuhkan.

"Tahun 2020 ada program yang ke India, kami sampaikan ACT hadir ke sana dua pekan setelah damai. Mitra kami di lapangan juga para agensi ulama yang legal di India. Jadi, Insya Allah kami yakin betul mitra kami bukan teroris ataupun terindikasi pada jarigan teroris," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Dukung Penguatan PPATK,...
Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
Prabowo Gelar Pertemuan...
Prabowo Gelar Pertemuan dengan Ketua PPATK dan Mensesneg di Hambalang, Bahas Apa?
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Rekomendasi
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Breaking News: Jampidsus...
Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved