Penemuan Barang Antik Kuno di Indonesia, dari Uang Kerajaan hingga Mahkota Bermotif Naga
Senin, 04 Juli 2022 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain benda-benda dari zaman kerajaan, berbagai uang logam dan uang kertas kuno di masa kolonial atau penjajahan juga menjadi koleksi di Museum Bank Indonesia, baik itu di masa penjajahan Belanda, Inggris, maupun Jepang. Di samping, tentunya, uang kuno yang diterbitkan pemerintah Indonesia pasca kemerdekaan.
![Penemuan Barang Antik Kuno di Indonesia, dari Uang Kerajaan hingga Mahkota Bermotif Naga]()
Menyoal penemuan-penemuan benda antik dan kuno di Indonesia, ada beberapa hal yang menarik untuk diketahui. Pertama adalah, penemuan sebuah mahkota kuno di Blitar, Jawa Tengah. Penemuan ini terjadi pada April 2020 dan ditemukan oleh seorang warga Blitar bernama Fendri dan sang suami. Keduanya mendapati benda kuno itu di sekitaran sungai yang berada di belakang rumahnya ketika hendak menggali pasir.
Baca juga: 5 Tempat Jual-Beli Barang Antik, dari Majalah hingga Mebel
Mahkota kuno itu memiliki motif naga melingkar dan terbuat dari tembaga. Beratnya mencapai 2 kg, tinggi sekitar 30 cm, dan diameter 60 cm. Usai ditemukan, barang berharga itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Demi memastikan sejarah dan asal usulnya, mahkota tersebut langsung diteliti oleh pihak Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan.

Menyoal penemuan-penemuan benda antik dan kuno di Indonesia, ada beberapa hal yang menarik untuk diketahui. Pertama adalah, penemuan sebuah mahkota kuno di Blitar, Jawa Tengah. Penemuan ini terjadi pada April 2020 dan ditemukan oleh seorang warga Blitar bernama Fendri dan sang suami. Keduanya mendapati benda kuno itu di sekitaran sungai yang berada di belakang rumahnya ketika hendak menggali pasir.
Baca juga: 5 Tempat Jual-Beli Barang Antik, dari Majalah hingga Mebel
Mahkota kuno itu memiliki motif naga melingkar dan terbuat dari tembaga. Beratnya mencapai 2 kg, tinggi sekitar 30 cm, dan diameter 60 cm. Usai ditemukan, barang berharga itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Demi memastikan sejarah dan asal usulnya, mahkota tersebut langsung diteliti oleh pihak Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan.
Lihat Juga :