Penemuan Barang Antik Kuno di Indonesia, dari Uang Kerajaan hingga Mahkota Bermotif Naga

Senin, 04 Juli 2022 - 19:06 WIB
loading...
Penemuan Barang Antik...
Gobog Majapahit atau uang logam di zaman Kerajaan Majapahit. FOTO/DOK.BANK INDONESIA
A A A
JAKARTA - Barang antik dan kuno khas Indonesia, seperti uang, prangko kuno, serta kartu pos edisi lampau banyak dicari masyarakat. Tak sedikit pula penemuan benda-benda antik dan kuno di Tanah Air. Hal ini tentu mencerminkan dinamisnya perjalanan Indonesia, mulai dari masa kerajaan hingga kemerdekaan pada 1945.

Bukan hanya seonggok barang tua, benda-benda kuno peninggalan sejarah mempunyai berbagai manfaat. Kemendikbud melalui laman resminya mengungkapkan, salah satu manfaat dari kehadiran benda antik dan kuno adalah menambah kekayaan dan khazanah budaya bangsa Indonesia. Selain itu, adanya barang kuno juga dapat memperkokoh rasa persatuan, meningkatkan rasa kebangsaan, dan membantu para insan muda untuk lebih mudah memahami sejarah. Satu hal yang perlu pula digarisbawahi, barang kuno sebagai peninggalan sejarah mampu menambah pendapatan negara melalui kegiatan wisata.

Barang-barang antik dan kuno yang ditemukan di Indonesia banyak disimpan di berbagai museum, salah satunya di Museum Bank Indonesia. Melansir laman resmi BI, Gobog Majapahit atau uang logam di zaman Kerajaan Majapahit tersimpan di museum tersebut. Gobong Majapahit yang terbuat dari tembaga itu diedarkan pada sekitar abad ke-14 sampai 16. Di samping penggunaannya sebagai alat pembayaran, Gobog Majapahit juga dianggap sebagai benda keramat. Selain Majapahit, Kerajaan Sriwijaya juga mempunyai mata uang sendiri. Namun, hingga kini belum berhasil ditemukan.

Baca juga: 5 Seleb Indonesia yang Hobi Koleksi Barang Antik

Di masa kejayaan kerajaan-kerajaan Islam pada abad ke-15, beberapa uang logam juga beredar. Contohnya adalah batu Sumenep, Kasha Banten, dan Keueh Aceh. Batu Sumenep merupakan mata uang untuk Kerajaan Sumenep yang berasal dari uang asing, kemudian diberi cap 'Sumenep' dengan menggunakan aksara atau huruf Arab. Dengan beredarnya mata uang dari masing-masing kerajaan Islam, maka menunjukkan bahwa kerajaan Islam tersebut turut berperan aktif dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan di Nusantara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bamsoet Kagumi Koleksi...
Bamsoet Kagumi Koleksi Barang Antik Ahmad Dhani
Mengenal Harta Karun...
Mengenal Harta Karun Emas Thracia Kuno, Simbol Kekayaan Balkan
Arab Saudi Temukan Sisa-Sisa...
Arab Saudi Temukan Sisa-Sisa Tempat Tinggal di Situs Kuno Asir
Dituduh Curi Lonceng...
Dituduh Curi Lonceng Kuno dari Museum, Pria Israel Ditangkap di Turki
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved