Dewas KPK Jawab Rumor Disuap Lili Pintauli Agar Lolos Sidang Etik

Senin, 04 Juli 2022 - 15:40 WIB
loading...
Dewas KPK Jawab Rumor...
Anggota Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Syamsuddin Haris angkat bicara soal rumor upya suap Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar agar lolos dari sidang etik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal rumor upaya suap Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar agar lolos dari sidang etik. Lili diisukan berupaya menyuap Dewas KPK lewat PT Pertamina agar laporan dugaan penerimaan gratifikasi tiket nonton MotoGP tidak dilanjutkan ke sidang etik.

Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris mengaku tidak tahu-menahu soal upaya suap Lili agar lolos dari sidang etik. Ditekankan Syamsuddin, Dewas tidak terpengaruh dengan isu suap-menyuap ataupun mundurnya Lili sebagai Wakil Ketua KPK. Dewas bakal tetap menggelar sidang perdana dugaan pelanggaran etik Lili pada Selasa 5 Juli 2022, besok. Baca juga: KPK Hormati Proses Proses Sidang Etik Lili Pintauli di Dewas

"Saya tidak tahu. Dewas tidak terpengaruh isu suap dan isu LPS (Lili Pintauli Siregar) mundur. Jadi, sidang etik tetap sesuai jadwal tanggal 5 Juli 2022 jam 10.00 WIB," ujar Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Senin (4/7/2022).

Hal senada juga diungkapkan rekan kerja Syamsuddin Haris, Harjono. Harjono yang merupakan Anggota Dewas KPK menyatakan tidak pernah tahu soal isu suap Lili Pintauli agar lolos dari sidang etik. Harjono mengaku baru mengetahui rumor upaya suap Lili ke Dewas KPK dari media sosial (medsos).

"Di Dewas enggak tahu menahu hal tersebut, malah dengar dari medsos," kata Harjono dikonfirmasi terpisah.

Sementara itu, Lili belum merespons soal isu upaya suap agar lolos dari sidang etik Dewas KPK. Sedangkan KPK, meyakini Dewas bakal profesional dan transparan dalam memproses sidang etik Lili Pintauli Siregar. KPK menghormati proses penegakan etik yang sedang dilakukan Dewas terhadap Lili. Baca juga: Lili Pintauli Siregar Dikabarkan Mundur, Begini Kata KPK

Beredar kabar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar sempat berupaya menyuap Dewas KPK. Lili diisukan berupaya menyuap Dewas KPK agar lolos dari sidang etik dugaan penerimaan gratifikasi dari PT Pertamina berupaya tiket nonton ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, beberapa waktu lalu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison dan 3 Orang Lainnya Tersangka Suap dan Gratifikasi
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved