Mengelola Inflasi

Senin, 27 Juni 2022 - 06:33 WIB
loading...
A A A
Selain itu, di Turki juga telah mencatat tingkat inflasi tertinggi di dunia mencapai 73,5%, hampir sepuluh kali lebih tinggi dari angka inflasi di Jerman pada Mei 2022.

Di Indonesia, inflasi (yoy) pada bulan Mei 2022 tercatat sebesar 3,55% atau menguat sebesar 1,88% dibandingkan dengan inflasi tahunan di bulan Mei 2021. Tingkat inflasi ini merupakan inflasi tertinggi sejak Desember 2017 yang tercatat sebesar 3,61%.

Peningkatan inflasi pada Mei 2022 disebabkan oleh gejolak harga barang, terutama yang harganya diatur pemerintah. Pemerintah memperkirakan inflasi pada Juni 2022 akan mencapai 4,05% (yoy). Tren peningkatan inflasi ini mutlak memerlukan perhatian khusus bagi pemerintah mengingat lonjakan inflasi berpotensi memberikan tekanan terhadap perekonomian Indonesia.

Harmonisasi Fiskal-Moneter
Inflasi akan menyerang langsung pada masyarakat berpendatan rendah dan tidak pasti seperti buruh pabrik, buruh tani, maupun pelaku UMKM. Demikian juga masyarakat miskin, akan terdampak lebih berat karena akan mengikis standar hidup. Lebih jauh lagi, inflasi bisa mendorong warga miskin jatuh dalam jurang kemiskinan ekstrem.

Beberapa negara di dunia saat ini tengah berjibaku mengambil langkah untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan di negaranya demi menekan laju inflasi. Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, secara resmi pada Mei 2022 telah mengumumkan kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin atau 0,5% sebagai upaya lanjutan dalam mengatasi inflasi tertinggi selama empat dekade.

Kenaikan tersebut menyusul peningkatan 0,25% suku bunga acuan yang telah dilakukan The Fed pada Maret. Tak hanya AS yang menaikkan suku bunga, Bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) juga memberikan kejutan ke pasar finansial di awal Mei 2022. Kebijakan ini adalah kali pertama dalam lebih dari 10 tahun terakhir yang diambil RBA. Bank sentral Negeri Kanguru itu menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 0,35% dari rekor terendah sepanjang masa 0,1%. Kenaikan tersebut merupakan kali pertama yang terjadi sejak November 2010.

Bagi Indonesia, tekanan inflasi global tak dapat dihindari. Inflasi Indonesia pun diperkirakan terus meningkat pada beberapa bulan ke depan seiring kenaikan harga pangan dan energi serta pengaruh ekonomi global.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah harus memiliki opsi untuk menjaga keseimbangan anggaran dan tekanan inflasi. Saat ini, Bank Indonesia (BI) masih memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate atau BI7DRRR di level 3,5% pada Juni 2022. Ini adalah bulan ke-16 kalinya secara berturut-turut bank sentral menahan suku bunga.

Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara yang memutuskan mempertahankan suku bunga dasar selain Jepang, Thailand, China, dan Rusia. Selain suku bunga acuan, bank sentral pun kembali menahan suku bunga deposite facility tetap sebesar 2,75%. Keputusan yang sama juga berlaku pada suku bunga lending facility tetap di level 4,25%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Fenomena Inflasi Pengamat: Ada Pengamat Beras, tapi Background-nya Bukan di Situ
Inflasi Kota Semarang...
Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri
Eskalasi Subsidi dan...
Eskalasi Subsidi dan Inflasi
Santri dan Literasi...
Santri dan Literasi Keuangan: Potensi Besar yang Belum Dioptimalkan
Kemendagri dan KEPP...
Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved