Atlas Taktual: Disabilitas Juga Berhak Mengakses Informasi Geospasial

Rabu, 22 Juni 2022 - 13:02 WIB
loading...
A A A
Menyebarluaskan Atlas Taktual bagi Disabilitas
November 2021 menjadi titik awal tim PTIG bergerak ke berbagai daerah untuk menyerahkan Atlas Taktual. Sasaran penyerahannya adalah SLB Tipe A, di Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta dan Denpasar. Aktivitas penyerahan ini kemudian disebut sebagai Layanan Proaktif Badan Informasi Geospasial. Penulis berkesempatan ikut serta bersama tim menyerahkan Atlas Taktual secara langsung ke Semarang. Di kota ini, SLB penerimanya adalah SLB A Dria Adi, sebuah sekolah swasta yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas netra. Saat pagi hari penulis tiba di lokasi, suasana di sekolah cukup sepi. Rombongan BIG disambut oleh salah satu staf, setelah sebelumnya diminta melakukan protokol kesehatan pencegahan COVID-19: pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan permintaan untuk selalu mengenakan masker.

Setelah rangkaian penerapan protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 rampung diselesaikan, penulis diterima oleh Kepala Sekolah Dria Adi, Ibu Sri Kamtini. Rupanya suasana sepi saat penulis baru tiba, akibat kegiatan belajar mengajar yang sedang berlangsung. Berdasar informasi Ibu Sri Kamtini, selama pandemi kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring. Baru sejak Oktober 2021 pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan, pada pukul 08.00 - 10.00 WIB.

SLB A Dria Adi memiliki 13 orang murid. Jenjang Pendidikan yang ditempuh para murid, mulai TK hingga SMA. Variasi disabilitas netra yang disandang para murid beragam. Mulai yang memang buta total sejak lahir, ada pula yang daya penglihatannya menurun akibat penyakit glaukoma yang menyerang penglihatan. Sebagian besar dari para murid, merupakan penyandang disabilitas tunggal. Namun ada juga yang mengalami disabilitas ganda seperti netra-tuli, atau netra-grahita. Dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar, SLB A Dria Adi dilayani oleh 8 orang pengajar. Infomasi lebih lanjut dari Sang Ibu Kepala Sekolah, bagi murid dengan disabilitas tunggal, materi pembelajaran yang diberikan sama dengan sekolah pada umumnya. Sedangkan untuk murid disabilitas ganda lebih ditekankan materi orientasi mobilitas yang dimaksudkan agar mereka bisa mandiri melakukan aktivitas sehari-hari seperti ke toilet.

Sebelum penyerahan Atlas Taktual dilangsungkan, penulis bersama rombongan menjelaskan penggunaan Atlas Taktual secara singkat. Atlas ini merupakan salah satu produk yang dihasilkan BIG, sejak tahun 2011. Di dalamnya tersaji objek-objek media timbul, baik berupa titik ataupun garis. Gambar pulau dan simbol peta dibuat cembung. Ini tujuannya ketika diraba bisa terasa bentuk-bentuk dari gambar pulau-pulau yang dipetakan. Selain itu, untuk memberi keterangan atlas dilengkapi dengan Huruf Braille, yang berguna untuk memudahkan membaca, dengan cara diraba.

Tujuan penyerahan Atlas Taktual bagi disabilitas netra, agar warga negara yang kurang beruntung ini bisa memiliki gambaran mengenai bentuk pulau maupun kondisi geografis suatu wilayah. Paling tidak, gambaran mengenai tempat tinggal para disabilitas. Tanpa adanya Atlas Taktual, para disabilitas mendapatkan gambaran bentuk pulau atau letak geografis, sebatas informasi lisan yang pernah didengarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Pijar Foundation dan...
Pijar Foundation dan Unand Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Kebahagiaan Karyawan...
Kebahagiaan Karyawan Difabel Rokok HS: Diterima Kerja, Jadi Bagian Penting Perusahaan
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Infografis
Ternyata Selain ITB,...
Ternyata Selain ITB, FKG Unpad Juga Kerja Sama dengan Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved