RI Disebut Mampu Produksi 17 Juta APD Berstandar Dunia Per Bulan
Rabu, 24 Juni 2020 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
"Namun juga bukti keahlian dan ketangguhan para ahli diplomasi kita dari Konjen (Konsulat Jenderal) RI di New York, Amerika Serikat yang tak lelah mengawal proses sertifikasi tersebut," ungkap Reisa.
Pengujian produk Indonesia pun bukan hanya dilakukan di Amerika Serikat. Ada juga produsen yang mengirim contoh produksinya ke Hongkong dan Singapura untuk diuji, dan juga ke Taiwan. "Ternyata seluruh produksi mereka sukses mendapatkan rekomendasi," kata Reisa.
Reisa mengatakan, baju Hazmat yang dihasilkan Indonesia ini bahkan dinilai lebih baik dan lebih hemat biaya. "Para produsen tekstil yang tergabung di asosiasi-asosiasi itu pun menyanggupi untuk memproduksi sebanyak 17 juta unit Hazmat per bulan," tuturnya.
Itu artinya, kata Reisa jauh di atas kebutuhan APD dalam negeri yang telah dihitung selama 3 bulan terakhir ini mencapai sekitar 5 juta unit per bulannya. "Sebagai bentuk penghormatan terhadap APD karya anak negeri ini produk tersebut pun diberi nama INA United atau Indonesia bersatu," jelasnya.
Pengujian produk Indonesia pun bukan hanya dilakukan di Amerika Serikat. Ada juga produsen yang mengirim contoh produksinya ke Hongkong dan Singapura untuk diuji, dan juga ke Taiwan. "Ternyata seluruh produksi mereka sukses mendapatkan rekomendasi," kata Reisa.
Reisa mengatakan, baju Hazmat yang dihasilkan Indonesia ini bahkan dinilai lebih baik dan lebih hemat biaya. "Para produsen tekstil yang tergabung di asosiasi-asosiasi itu pun menyanggupi untuk memproduksi sebanyak 17 juta unit Hazmat per bulan," tuturnya.
Itu artinya, kata Reisa jauh di atas kebutuhan APD dalam negeri yang telah dihitung selama 3 bulan terakhir ini mencapai sekitar 5 juta unit per bulannya. "Sebagai bentuk penghormatan terhadap APD karya anak negeri ini produk tersebut pun diberi nama INA United atau Indonesia bersatu," jelasnya.
(maf)
Lihat Juga :