4 Kutub Koalisi Pilpres 2024 dan Bursa Capres-Cawapres yang Menjual
Senin, 20 Juni 2022 - 06:36 WIB
loading...
Pengamat Politik dari Citra Intitute Yusa Farchan membeberkan sejumlah persoalan terkait empat kutub koalisi Pilpres 2024. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat kerja sama pada Pemilu 2024 . Kesepakatan itu merupakan hasil pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Sabtu (18/6/2022).
Kesepakatan mereka menggagas Koalisi Indonesia Raya semakin menunjukkan kutub-kutub koalisi jelang Pilpres 2024, di mana ada 4 kutub koalisi, yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), kutub PDI Perjuangan (PDIP) dan kutub Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat.
"Tentu perkembangan politik masih sangat dinamis ke depan," kata Pengamat Politik dari Citra Intitute Yusa Farchan saat dihubungi, Senin (20/6/2022).
Baca juga: Koalisi Gerindra-PKB, Pengamat: Cak Imin Tak Cukup Dongkrak Elektabilitas Prabowo
Namun, Yusa melihat bahwa kendalanya masih soal figur capres dan cawapres yang akan diusung oleh koalisi-koalisi tersebut. Pada KIB bentukan Golkar, PAN, dan PPP misalnya, memang potensial menjadi poros tersendiri.
Kesepakatan mereka menggagas Koalisi Indonesia Raya semakin menunjukkan kutub-kutub koalisi jelang Pilpres 2024, di mana ada 4 kutub koalisi, yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), kutub PDI Perjuangan (PDIP) dan kutub Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat.
"Tentu perkembangan politik masih sangat dinamis ke depan," kata Pengamat Politik dari Citra Intitute Yusa Farchan saat dihubungi, Senin (20/6/2022).
Baca juga: Koalisi Gerindra-PKB, Pengamat: Cak Imin Tak Cukup Dongkrak Elektabilitas Prabowo
Namun, Yusa melihat bahwa kendalanya masih soal figur capres dan cawapres yang akan diusung oleh koalisi-koalisi tersebut. Pada KIB bentukan Golkar, PAN, dan PPP misalnya, memang potensial menjadi poros tersendiri.
Lihat Juga :