Pagu Cuma Rp3,2 T, Tito Minta Jatah Anggaran 2021 Ditambah Rp1,27 Triliun
Rabu, 24 Juni 2020 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Kapolri ini menguraikan, tambahan Rp1,27 triliun ini terbagi untuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Rp21 miliar, Rp41 miliar Ditjen Administrasi Kewilayahan (Akwil), Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Rp 59 miliar, Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Rp15 miliar, Ditjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Rp11 miliar, Ditjen Bina Pemerintahan Daerah (BPD) Rp35 miliar, dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Rp15 miliar.
(Baca: Irjen Kemendagri Akui Risiko Kebocoran APBD untuk Atasi Pandemi)
Selain itu, dia menambahkan, ada juga Rp70 miliar untuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Rp790 miliar untuk Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan 9 program, Rp112 miliar untuk Kesekjenan, dan Rp88 miliar untuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
“Jadi kami mohon dukungan, dari Komisi II DPR kiranya bisa dipenuhi oleh Banggar (Badan Anggaran) maupun pemerintah. Sehingga, total proyeksi yang diharapkan dapat dialokasikan untuk kemendagri tahun 2021 adalah Rp4,479 triliun. Namun sekali lagi tentu mempertinbangkan kemampuan dan keuangan negara,” pungkasnya.
(Baca: Irjen Kemendagri Akui Risiko Kebocoran APBD untuk Atasi Pandemi)
Selain itu, dia menambahkan, ada juga Rp70 miliar untuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Rp790 miliar untuk Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan 9 program, Rp112 miliar untuk Kesekjenan, dan Rp88 miliar untuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
“Jadi kami mohon dukungan, dari Komisi II DPR kiranya bisa dipenuhi oleh Banggar (Badan Anggaran) maupun pemerintah. Sehingga, total proyeksi yang diharapkan dapat dialokasikan untuk kemendagri tahun 2021 adalah Rp4,479 triliun. Namun sekali lagi tentu mempertinbangkan kemampuan dan keuangan negara,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :