Sri Mulyani Bekali Kepala Daerah PDIP Mengenai Manfaat BRIN

Jum'at, 17 Juni 2022 - 15:55 WIB
loading...
Sri Mulyani Bekali Kepala...
Menkeu yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Sri Mulyani memberikan pembekalan BRIN kepada kepala daerah di Sekolah Partai PDIP, Jumat (17/6/2022). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Sri Mulyani memberikan pembekalan BRIN kepada seluruh kepala daerah. Pembekalan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para kepala daerah dalam mengakselerasi BRIN daerah.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani memberikan paparan berjudul “Regulasi Kementerian Keuangan Untuk Penguatan Anggaran Pendukung Riset dan Inovasi Daerah Berkelanjutan”. Sebelum memberikan pemaparan, Sri Mulyani sempat meneriakkan kata "Merdeka,". Ratusan kepala dan wakil kepala daerah yang mengikuti kegiatan tersebut langsung merespons balik dengan meneriakkan pekik "merdeka".

Baca juga: Beri Pesan Khusus kepada Kepala Daerah, Megawati: Jadi Pemimpin Bukan Pejabat

Sri Mulyani memulai dengan menjelaskan situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan geopolitik dunia. Saat membahas soal hubungan pusat dan daerah, termasuk soal anggaran, Sri Mulyani berharap para kepala/wakil kepala daerah untuk berpikir secara terbuka. "Saya ingin mengajak bapak ibu bagaimana terbang ke Mars," canda Menkeu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).

Sri Mulyani mendukung para kepala daerah menjadi pemimpin yang menjaga kepentingan dan keberlangsungan serta keamanan Indonesia. "Risiko yang saat ini dalam bentuk sangat imminent adalah pangan, energi, yang menjadi sangat kompetitif," ujarnya.

Baca juga: Gibran, Ganjar dan Ratusan Kepala Daerah Tidur di Sekolah Partai PDIP

Sri Mulyani mengatakan fondasi riset dan inovasi adalah terjadinya kolaborasi, termasuk dengan para kepala daerah. "Riset tidak bisa dilakukan sendiri, bertapa lalu dapat wangsit, tidaklah. Riset itu kolaborasi," ucapnya.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang menjadi moderator dalam acara tersebut berharap kegiatan tersebut memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para kepala daerah mengenai manfaat BRIN. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun dan Nusyirwan Soedjono juga tampak hadir.

"Dari agenda pertemuan ini, Bu Menkeu memberikan penjelasan wacana manfaat yang sangat besar BRIN ini. Ini saya kira suatu hal yang kepala daerah perlu memahami karena pada ujungnya kan terjadi pembentukan BRINDA (BRIN daerah). Sehingga apa yang diinginkan oleh Pak Presiden dan Ibu Ketua Umum sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN bisa berjalan dengan harapan kita ke depan. Dan manfaatnya bisa dirasakan oleh daerah dengan kinerja BRIN daerah," kata Olly seusai menjadi moderator.

Menurut Olly, kehadiran BRIN daerah sangat bermanfaat dan menjadi lebih cepat dirasakan masyarakat. Sebab, semua daerah punya potensi yang baik untuk dikembangkan. "Fungsi BRIN daerah ini sangat penting mengonsolidasikan kampus, balitbang di daerah masing-masing," ucapnya.

Olly meyakini para kepala daerah PDIP telah memiliki pemahaman atas lembaga BRIN. Namun masih perlu diperdalam. "Hari ini kita para kepala daerah mendapat penjelasan lebih detail. Kemarin sudah dijelaskan bagaimana struktur organisasi dan pembentukan BRIN dan BRIN daerah. Ini lebih detail ke bawah bagaimana fungsi kepala daerah untuk mendorong program yang sangat baik untuk kemajuan riset di RI," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved