Gibran, Ganjar dan Ratusan Kepala Daerah Tidur di Sekolah Partai PDIP

Jum'at, 17 Juni 2022 - 14:55 WIB
loading...
Gibran, Ganjar dan Ratusan Kepala Daerah Tidur di Sekolah Partai PDIP
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dan Wali Kota Medan Bobby Nasution mengikuti rakor kepala daerah di sekolah partai PDIP. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wali Kota Solo sekaligus putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Wali Kota Medan sekaligus menantu Jokowi, Bobby Nasution dan ratusan kepala daerah dari PDI Perjuangan ( PDIP ) tidur bersama di Gedung Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Mereka semua mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) kepala daerah PDI Perjuangan (PDIP) se-Indonesia yang diselenggarakan sejak Kamis (16/6) kemarin hingga Jumat (17/6/2022) untuk mengikuti pelatihan. Dalam acara ini, semua peserta yang merupakan para kepala daerah itu, tidak boleh menginap di hotel atau fasilitas milik pribadi selama pelatihan.

Semua statusnya sama dengan kader-kader PDIP lainnya yang mengikuti pelatihan di tingkat pusat partai. Yakni menginap di Gedung Sekolah Partai. Tak terkecuali Gibran dan Bobby walaupun mereka putra dan menantu seorang presiden.

Baca juga: Beri Pesan Khusus kepada Kepala Daerah, Megawati: Jadi Pemimpin Bukan Pejabat

Sehari sebelumnya, Gibran mengaku merasa pengalaman tidur di barak Sekolah Partai akan menjadi pengalaman yang seru. Dan pada malam harinya, tepatnya Kamis (16/6/2022) malam, Gibran tentu merasa lelah karena seharian beraktivitas di Rakor tersebut. Namun seperti yang sama terjadi pada banyak orang, rasa lelah tak melulu berujung pada kantuk dan tidur. Kerap kali, saking lelahnya, justru susah tidur.

Baca juga: Diisukan Renggang, Ganjar Pranowo Hadiri Konsolidasi Kader PDIP

Gibran tampaknya mencoba menggerakkan badannya. Bangkit, dan mengarah ke Kantin Mustika Rasa, yang juga menjual atribut partai. Di situ, Gibran memilih untukmembeli kaos.

“Saya bawa. (Beli yang baru) Nambah koleksi aja. Biasa beli jaket, kaus, kalau ke sini. (Beli) Kaos saja. Yang lain sudah punya,” kata Gibran.

Pagi harinya, Gibran mengaku Senam Cinta Tanah Air (Secita) yang dilakukan oleh peserta, cukup membuatnya bergerak. Namun dia mengaku aslinya senam tersebut masih belum sebanding dengan aktivitas fisik yang biasa dilakukannya. Sehingga ketika melakukan senam Sicita, dia tak terlalu berkeringat. “Belum (berkeringat banget). Saya biasa main bola. Lari-lari. Jadi senam ini tak terlalu berat,” ucap Gibran.
(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1617 seconds (10.55#12.26)