Perkembangan Nasionalisme di Indonesia: Era Boedi Oetomo hingga Reformasi
Jum'at, 17 Juni 2022 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Latar Belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok
Fase Keempat
Perkembangan nasionalisme pada tahun 1966 menandai tatanan baru dalam pemerintahan Indonesia. Setelah kemerdekaan, beberapa peristiwa besar terjadi di Tanah Air, salah satunya adalah gerakan pemberontakan. Mahasiswa, organisasi pemuda, hingga organisasi sosial memiliki andil penting di fase ini. Tanpa peran mereka, Soeharto tampaknya sulit untuk memperoleh kekuasaan dari penguasa Orde Lama, Soekarno. Namun, dalam perjalanannya, pemerintahan Orde Baru justru menerapkan langkah untuk membatasi gerak mahasiswa dalam berpolitik.
Fase Kelima
Masa Orde Baru kemudian melahirkan nasionalisme fase kelima, yaitu masa Reformasi pada 1998. Nasionalisme tidak selesai sebatas pada masa pemerintahan Soeharto. Nasionalisme tetap berjalan ketika Reformasi, yang menjadi sumber inspirasi perjuangan bangsa.
Fase Keempat
Perkembangan nasionalisme pada tahun 1966 menandai tatanan baru dalam pemerintahan Indonesia. Setelah kemerdekaan, beberapa peristiwa besar terjadi di Tanah Air, salah satunya adalah gerakan pemberontakan. Mahasiswa, organisasi pemuda, hingga organisasi sosial memiliki andil penting di fase ini. Tanpa peran mereka, Soeharto tampaknya sulit untuk memperoleh kekuasaan dari penguasa Orde Lama, Soekarno. Namun, dalam perjalanannya, pemerintahan Orde Baru justru menerapkan langkah untuk membatasi gerak mahasiswa dalam berpolitik.
Fase Kelima
Masa Orde Baru kemudian melahirkan nasionalisme fase kelima, yaitu masa Reformasi pada 1998. Nasionalisme tidak selesai sebatas pada masa pemerintahan Soeharto. Nasionalisme tetap berjalan ketika Reformasi, yang menjadi sumber inspirasi perjuangan bangsa.
(zik)
Lihat Juga :