Latar Belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok

Rabu, 25 Mei 2022 - 05:30 WIB
loading...
Latar Belakang Terjadinya...
Diorama Perumusan Naskah Proklamasi oleh Bung Karno, Bung Hatta, dan Achmad Soebardo di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta. Sebelum naskah proklamasi dirumuskan, terjadi Peristiwa Rengasdengklok. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Latar belakang terjadinya Peristiwa Rengasdengklok penting untuk diketahui. Peristiwa ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Proklamasi Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa penculikan Soekarno dan Mohammad Hatta yang terjadi sehari sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Peristiwa ini mempunyai keterkaitan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Latar belakang terjadinya peristiwa Rengasdengklok karena adanya perbedaan pendapat golongan muda serta golongan tua terkait proklamasi kemerdekaan.

Ketika itu, golongan muda menginginkan Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia lantaran Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Namun, golongan tua menentangnya. Hal ini karena masih mempertimbangkan banyak hal seperti keamanan.

Tak sabar, golongan muda seperti Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana bersama Shodanco Singgih (salah seorang anggota PETA) dan pemuda lain, memutuskan untuk mengamankan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok dengan alasan menjauhkan dari pengaruh Jepang. Pada 16 Agustus 1945 sekitar pukul 03.00 WIB, golongan muda 'menculik' Soekarno dan Hatta dari Jakarta dan membawa mereka ke Rengasdengklok, sebuah daerah di Karawang, Jawa Barat. Ibu Fatmawati dan Guntur juga turut dibawa ke Rengasdengklok

Baca juga: Menengok Rumah Bersejarah Peristiwa Penculikan Rengasdengklok
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
Strategi Politik Dua...
Strategi Politik Dua Kaki Indonesia dan Perang Pola Pikir ala Kolonialisasi Modern
Cucu Soekarno Bicara...
Cucu Soekarno Bicara Demokrasi Seharusnya Mengoreksi, Bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara
Cucu Soekarno Tegaskan...
Cucu Soekarno Tegaskan Setia ke Prabowo dan Gerindra
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Sinopsis dan Link Nonton...
Sinopsis dan Link Nonton Film Soekarno di VISION+: Hidupkan Api Perjuangan Sang Proklamator!
10 Pahlawan Nasional...
10 Pahlawan Nasional yang Diabadikan Jadi Nama Kampus di Indonesia
Rekomendasi
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved