Prabowo: Penyelesaian Damai dan Saling Menguntungkan Adalah Cara Asia

Kamis, 16 Juni 2022 - 17:33 WIB
loading...
Prabowo: Penyelesaian...
Menhan Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia akan mengedepankan penyelesaian secara damai dan saling menguntungkan setiap perbedaan dengan negara-negara tetangga. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia akan mengedepankan penyelesaian secara damai dan saling menguntungkan setiap perbedaan dengan negara-negara tetangga.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan mengenai Apakah AUKUS dan The Quad Kompatibel dengan Cara Asia, dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2022 di Singapura.

“Jika saya ditanya apakah AUKUS atau The Quad kompatibel dengan cara Asia, jawaban saya adalah bahwa setiap negara harus memutuskan sendiri apa prioritas mereka, apa kebutuhan keamanan mereka” tegasnya.

Baca juga: Bahas Perdamaian di IISS, Prabowo: Perlunya Kepemimpinan Bijaksana dan Penuh Kebajikan

Menurut Prabowo, jika para anggota AUKUS berpikir atau menganggap bahwa untuk kepentingan dan keamanan mereka perlu memusatkan perhatian, maka bukan menjadi tugas Indonesia atau bukan hak Indonesia untuk berpendapat atas pendapat masing-masing negara tersebut.

“Kami tidak percaya pada perkataan yang mengatakan perihal aliansi yang pada akhirnya bisa juga mengancam negara lain, tapi itu pendapat kami dan kami menghormati pendapat negara lain” tambahnya.

Baca juga: Hubungan China-Amerika Memanas, Menhan Prabowo: Keduanya Teman Baik Indonesia

Terkait The Quad, Prabowo mengatakan, jika anggota The Quad menganggap itu adalah untuk kepentingan mereka, pihaknya akan menghormati itu.

”Tetapi, sekali lagi saya ingin tegaskan, pertanyaannya di sini adalah bahwa kita harus selalu mempertimbangkan dan menghormati kepentingan nasional dan kepentingan yang sah dari Republik Rakyat China. China telah menjadi peradaban yang hebat. Mereka telah menjadi pemimpin Asia selama ribuan tahun,” katanya.

Mantan Danjen Kopassus ini menambahkan, meskipun Indonesia memiliki beberapa perbedaan, namun pihaknya akan menyelesaikan perbedaan tersebut dengan damai.

“Kami akan berusaha menyelesaikan perbedaan tersebut dengan cara yang damai dan saling menguntungkan. Itu adalah cara Asia. Kami memiliki perbedaan dengan Singapura. Kami memiliki perbedaan dengan Malaysia, tetapi kami menganggap Malaysia sangat dekat dengan kami dan kami bertekad untuk menyelesaikan perbedaan itu tanpa menggunakan kekuatan atau kekerasan apa pun,” tambahnya.

Prabowo meyakinkan, Indonesia bertekad untuk menyelesaikan setiap perbedaan dengan negara tetangga tanpa menggunakan kekuatan atau kekerasan apa pun. “Kami yakin bahwa dengan kerja sama yang bersahabat, semua orang akan menang” imbuhnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Teddy Sebut Biaya Perjalanan...
Teddy Sebut Biaya Perjalanan Luar Negeri yang Melebihi Anggaran Ditanggung Presiden Prabowo
Akhiri Kunjungan ke...
Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Kapal Selam Nuklir Inggris...
Kapal Selam Nuklir Inggris Gelar Latihan Perang di Australia, Ada Apa Gerangan?
Pemerintah Tarik Utang...
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp744 Triliun, Melebihi Defisit APBN 2025
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved