Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri

Rabu, 03 Juni 2026 - 09:28 WIB
loading...
Ray Rangkuti Singgung...
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai posisi Indonesia dalam politik luar negeri saat ini masih berada pada level yang rendah. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai posisi Indonesia dalam politik luar negeri saat ini masih berada pada level yang rendah. Ray menanggapi pertanyaan mengenai posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik yang melibatkan Iran versus Amerika Serikat.

Menurut dia, dalam hubungan antarnegara terdapat beberapa tingkatan, mulai dari memiliki daya tawar, menjadi mitra sejajar, hingga sekadar mengikuti negara lain.

Baca juga: Kedaulatan di Era Algoritme: Setahun Politik Luar Negeri Prabowo

“Kalau berteman itu ada tahapan-tahapan juga. Pertama, tadi disebutkan kita punya daya tawar. Pak Nursi menyebut daya tawar itu ada kalau Anda punya sesuatu juga," ujar Ray dalam program Rakyat Bersuara iNews, Selasa (2/6/2026).

"Nah, kalau saya nggak punya gimana mendekatinya? Kira-kira begitu. Karena itu, selain ada daya tawar, ada jadi teman. Jadi oke, karena saya masih pada tahap begini, mungkin saya di sini dulu bersama Anda. Level saya itu beda dulu. Tapi di bawah itu ada lagi, ikut-ikutan. Yang paling bawah ini (posisi Indonesia) yang ikut-ikutan,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Rekomendasi
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved