Ribuan Kasus Kekerasan terhadap Anak Terjadi selama Pandemi Covid-19

Rabu, 24 Juni 2020 - 12:35 WIB
loading...
Ribuan Kasus Kekerasan...
Tingginya kekerasan anak selama masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang disorot pemerintah. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tingginya kekerasan anak selama masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu persoalan yang disorot pemerintah. Berdasarkan data SIMFONI milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dalam kurun 1 Januari-19 Juni 2020 terjadi 3.087 kasus kekerasan terhadap anak, yang terdiri dari 852 kekerasan fisik, 768 psikis, dan 1.848 kasus kekerasan seksual.

Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian PPPA Valentina Ginting menilai angka tersebut tergolong tinggi. Ia pun tak menyangka kasus kekerasan terhadap anak itu masih marak terjadi selama pandemi.

"Menghadapi new normal ini, kita harus pastikan angka ini tidak bertambah lagi dengan melakukan upaya pencegahan yang mengacu pada protokol penanganan anak korban kekerasan dalam situasi pandemi Covid-19," jelas Valentina dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Rabu (24/6/2020).

Valentina menjelaskan, Kementerian PPPA terus berupaya untuk mencegah penularan Covid-19, seperti menyebarluaskan materi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait perlindungan anak dari bahaya paparan virus corona. Selain itu, mengarahkan dinas PPPA tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memanfaatkan sarana 386 mobil Perlindungan Perempuan dan Anak (Molin) di 34 provinsi sebagai sarana edukasi dan media sosialisasi pencegahan keterpaparan anak dari Covid-19. "Kami memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dapat dilakukan lebih intens lagi," tambah dia. (Baca juga: Kementerian PPPA Mencatat KDRT Meningkat Selama Pandemi COVID-19 ).

Terkait upaya penanganan anak terpapar Covid-19, Kementerian PPPA juga membentuk Layanan Psikologi Sehat Jiwa (Sejiwa) bagi perempuan dan anak yang membutuhkan layanan edukasi, konsultasi, dan pendampingan. Hingga 15 Juni 2020, telah masuk 8.842 aduan ke layanan ini. Mayoritas aduan disampaikan para perempuan yang memerlukan layanan pendampingan anak atau perempuan korban kekerasan.

Untuk menindaklanjuti banyaknya aduan yang masuk, Valentina mengatakan, Kementerian PPPA akan mengaktifkan kembali Telepon Sahabat Anak (TESA) 129. Layanan ini akan terbagi menjadi dua ekstensi khusus untuk memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang terhubung ke seluruh provinsi. Selain itu, terkait upaya penanganan lainnya, pihaknya juga memberikan pemenuhan kebutuhan spesifik untuk anak rentan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Genap Berusia 1 Tahun,...
Genap Berusia 1 Tahun, Puspadaya Diharapkan Jangkau Kelompok Rentan di Indonesia
Kekerasan Daycare Yogyakarta...
Kekerasan Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Pemerintah di Lembaga Penitipan Anak
Kekerasan Daycare di...
Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Selly PDIP: Tragedi Kegagalan Sistem Perlindungan Anak
Puspadaya Perindo Gandeng...
Puspadaya Perindo Gandeng PKK Edukasi Ruang Aman Perempuan di Kelapa Gading
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
PNM-Kementerian PPPA...
PNM-Kementerian PPPA Berdayakan Perempuan melalui Pendampingan Usaha di NTT
Mendiktisaintek Ingatkan...
Mendiktisaintek Ingatkan Perguruan Tinggi Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved