Masinton Pasaribu: Anggota Kabinet 34, Kok Menterinya Cuma Satu
Sabtu, 11 Juni 2022 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
“Itu (reshuffle) kewenangan mutlak presiden, secara normanya begitu. Reshuffle prinsipnya sebagai evaluasi sebuah kinerja dan koordinasi. Relasi politik yang ada, kabinet terdiri dari parpol, juga kalangan-kalangan dari non parpol,” tutur Masinton.
Anggota Komisi XI DPR ini juga melihat bahwa sudah ada beberapa menteri yang mulai tidak fokus bekerja. Banyak menteri tidak lagi bekerja untuk memperkuat atau membangun sistem di kementeriannya, tapi lebih fokus untuk pencitraan diri sendiri dan contohnya sudah sangat gamblang.
“Kita melihat beberapa menteri sudah tidak fokus dengan kerja-kerjanya. Di kementerian itu sudah lagi bukan dalam konteks memperkuat dan membangun sistem yang kokoh untuk mengevaluasi atau apalah dalam konteks kinerja kementeriannya, tapi lebih untuk mempermudah sarana dan prasarana kementeriannya, tapi memoles-moles sendiri,” ungkap Masinton.
Anggota Komisi XI DPR ini juga melihat bahwa sudah ada beberapa menteri yang mulai tidak fokus bekerja. Banyak menteri tidak lagi bekerja untuk memperkuat atau membangun sistem di kementeriannya, tapi lebih fokus untuk pencitraan diri sendiri dan contohnya sudah sangat gamblang.
“Kita melihat beberapa menteri sudah tidak fokus dengan kerja-kerjanya. Di kementerian itu sudah lagi bukan dalam konteks memperkuat dan membangun sistem yang kokoh untuk mengevaluasi atau apalah dalam konteks kinerja kementeriannya, tapi lebih untuk mempermudah sarana dan prasarana kementeriannya, tapi memoles-moles sendiri,” ungkap Masinton.
(rca)